Al-Kafirun · 2/6
Terjemah Transliterasi — Al-Kafirun
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ۝٢
Laa a`budu ma t`abudoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • لَا أَعْبُدُ (Lā a'budu): Aku tidak menyembah, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang.
  • مَا تَعْبُدُونَ (Mā ta'budūn): Apa yang kalian sembah, yaitu berhala-berhala dan sesembahan-sesembahan palsu selain Allah.

Tafsir Ayat:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi-Nya Muhammad ﷺ untuk menyatakan dengan tegas dan jelas kepada orang-orang kafir Quraisy: "Aku tidak menyembah apa yang kalian sembah." Yakni, aku tidak akan pernah beribadah kepada berhala-berhala dan patung-patung yang kalian jadikan sesembahan, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Ini adalah pernyataan pemutusan total terhadap segala bentuk kesyirikan dan kebatilan.

Ayat ini mengandung makna yang sangat dalam, yaitu bahwa seorang mukmin harus memiliki prinsip yang kokoh dalam akidahnya. Ia tidak boleh mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan, dan tidak boleh berkompromi dalam masalah keyakinan. Seorang mukmin hanya menyembah Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan ia berlepas diri dari segala bentuk penyembahan kepada selain Allah.

Ini juga merupakan pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa kebenaran dan kebatilan tidak akan pernah bisa bersatu. Sebagaimana cahaya dan kegelapan tidak akan pernah bisa berkumpul dalam satu tempat, demikian pula iman dan syirik tidak akan pernah bisa bersatu dalam hati seorang mukmin sejati. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kemurnian tauhid kita dan menjauhi segala bentuk kesyirikan, baik yang besar maupun yang kecil.


Hikmah dan Pelajaran:

Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah betapa tegasnya sikap Rasulullah ﷺ dalam mempertahankan akidah. Beliau tidak gentar menghadapi tekanan kaumnya, tidak takut dengan ancaman mereka, dan tidak tergoda dengan tawaran harta, tahta, maupun wanita yang mereka sodorkan. Semua itu tidak berarti apa-apa di hadapan kemuliaan tauhid.

Ayat ini mengajarkan kita untuk memiliki keberanian dalam menyatakan kebenaran, meskipun harus berhadapan dengan orang banyak. Seorang muslim yang sejati adalah ia yang tidak mudah goyah imannya, tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang penuh kemaksiatan, dan tidak takut dalam menyatakan keyakinannya.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pegangan hidup. Kita harus berani berkata "tidak" kepada segala bentuk kemusyrikan dan kemaksiatan, sekalipun banyak orang yang melakukannya. Karena kemenangan sejati bukanlah diukur dari banyaknya pengikut, melainkan dari kebenaran yang kita pegang.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa meneguhkan hati kita di atas iman dan tauhid yang murni, serta menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan yang dapat merusak amal ibadah kita. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-4 — Al-Kafirun

1قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
Al-KafirunIndeks Quran
6Ayat
MakkiyahRevelation
2Ayat

Terjemah — Al-Kafirun 2

Surat Al-Kafirun Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

Surat Ayat 2/6 — Al-Kafirun الكافرون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kafirun Dengarkan, Al-Kafirun Terjemah, Al-Kafirun mp3, Al-Kafirun pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu