Ibrahim · 9/52
Terjemah Transliterasi — Ibrahim
أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ نَبَؤُاْ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ قَوۡمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ لَا يَعۡلَمُهُمۡ إِلَّا ٱللَّهُۚ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَرَدُّوٓاْ أَيۡدِيَهُمۡ فِيٓ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَقَالُوٓاْ إِنَّا كَفَرۡنَا بِمَآ أُرۡسِلۡتُم بِهِۦ وَإِنَّا لَفِي شَكٍّ مِّمَّا تَدۡعُونَنَآ إِلَيۡهِ مُرِيبٍ  ۝٩
Alam yaatikum naba`ul lazeena min qablikum qawmi Noohinw wa `Aadinw wa Samood, wallazeena mim ba`dihim; laa ya`lamuhum illallaah; jaaa`at hum Rusuluhum bilbaiyinaati faraddooo aydiyahum feee afwaahihim wa qaalooo innaa kafarnaa bimaaa ursiltum bihee wa innaa lafee shakkim mimmaa tad`oonanaaa ilaihi mureeb
📖 Arti Bahasa Indonesia
Belumkah sampai kepadamu berita orang-orang sebelum kamu (yaitu) kaum Nuh, 'Ad, Tsamud dan orang-orang sesudah mereka. Tidak ada yang mengetahui mereka selain Allah. Telah datang rasul-rasul kepada mereka (membawa) bukti-bukti yang nyata lalu mereka menutupkan tangannya ke mulutnya (karena kebencian), dan berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu disuruh menyampaikannya (kepada kami), dan sesungguhnya kami benar-benar dalam keragu-raguan yang menggelisahkan terhadap apa yang kamu ajak kami kepadanya".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Naba' : Berita besar dan penting.
  • Al-Bayyinat : Bukti-bukti yang jelas dan nyata.
  • Faraddu aydiyahum fi afwahihim : Mereka menggigit jari-jari tangan mereka karena sangat marah dan kesal.
  • Murib : Sesuatu yang menimbulkan keraguan dan kegelisahan yang kuat.

Tafsir Ayat:

Wahai kaum musyrik Quraisy, apakah belum sampai kepada kalian berita tentang umat-umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena kekufuran mereka? Seperti kaum Nabi Nuh yang tenggelam dalam banjir besar, kaum 'Ad yang dihancurkan dengan angin kencang yang membinasakan, dan kaum Tsamud yang dibinasakan dengan suara petir yang menggelegar. Juga umat-umat setelah mereka yang jumlahnya sangat banyak, tidak ada yang mengetahui hitungan mereka kecuali Allah semata.

Rasul-rasul mereka datang membawa mukjizat dan bukti-bukti yang sangat jelas dan nyata. Namun alih-alih menerima kebenaran dengan lapang dada, mereka justru menggigit jari-jari tangan mereka karena kemarahan yang memuncak dan keengganan yang sombong untuk menerima kebenaran. Mereka berkata kepada para rasul dengan penuh penolakan: "Kami mengingkari apa yang kalian bawa, dan sesungguhnya kami benar-benar berada dalam keraguan yang sangat menggelisahkan terhadap apa yang kalian serukan kepada kami berupa iman dan tauhid."


Pelajaran dan Hikmah:

Sungguh, kisah umat-umat terdahulu adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Mereka memiliki kekuatan, harta, dan peradaban yang maju, namun semua itu tidak mampu menolak azab Allah ketika mereka menolak kebenaran. Mereka membalas kebaikan para rasul dengan kemarahan dan penolakan, padahal para rasul datang membawa petunjuk yang justru akan menyelamatkan mereka.

Wahai saudaraku, betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang rendah hati dan mau menerima kebenaran dengan lapang dada. Jangan biarkan kesombongan dan hawa nafsu menghalangi kita dari hidayah Allah. Renungkanlah bagaimana nasib mereka yang menolak kebenaran, dan betapa bahagianya mereka yang bersegera beriman dan beramal saleh. Allah selalu memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk bertobat sebelum datangnya azab. Maka marilah kita jadikan kisah-kisah ini sebagai peringatan agar kita senantiasa istiqamah di jalan Allah, menjauhi kesombongan, dan selalu membuka hati untuk menerima kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 7-11 — Ibrahim

7وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
8وَقَالَ مُوسَىٰٓ إِن تَكۡفُرُوٓاْ أَنتُمۡ وَمَن فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعًا فَإِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِيٌّ حَمِيدٌ 
Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
9أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ نَبَؤُاْ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ قَوۡمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ لَا يَعۡلَمُهُمۡ إِلَّا ٱللَّهُۚ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَرَدُّوٓاْ أَيۡدِيَهُمۡ فِيٓ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَقَالُوٓاْ إِنَّا كَفَرۡنَا بِمَآ أُرۡسِلۡتُم بِهِۦ وَإِنَّا لَفِي شَكٍّ مِّمَّا تَدۡعُونَنَآ إِلَيۡهِ مُرِيبٍ 
Belumkah sampai kepadamu berita orang-orang sebelum kamu (yaitu) kaum Nuh, 'Ad, Tsamud dan orang-orang sesudah mereka. Tidak ada yang mengetahui mereka selain Allah. Telah datang rasul-rasul kepada mereka (membawa) bukti-bukti yang nyata lalu mereka menutupkan tangannya ke mulutnya (karena kebencian), dan berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu disuruh menyampaikannya (kepada kami), dan sesungguhnya kami benar-benar dalam keragu-raguan yang menggelisahkan terhadap apa yang kamu ajak kami kepadanya".
10۞ قَالَتۡ رُسُلُهُمۡ أَفِي ٱللَّهِ شَكٌّ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ يَدۡعُوكُمۡ لِيَغۡفِرَ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمۡ وَيُؤَخِّرَكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّىۚ قَالُوٓاْ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٌ مِّثۡلُنَا تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعۡبُدُ ءَابَآؤُنَا فَأۡتُونَا بِسُلۡطَٰنٍ مُّبِينٍ 
Berkata rasul-rasul mereka: "Apakah ada keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi? Dia menyeru kamu untuk memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan menangguhkan (siksaan)mu sampai masa yang ditentukan?" Mereka berkata: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi (membelokkan) kami dari apa yang selalu disembah nenek moyang kami, karena itu datangkanlah kepada kami, bukti yang nyata".
11قَالَتۡ لَهُمۡ رُسُلُهُمۡ إِن نَّحۡنُ إِلَّا بَشَرٌ مِّثۡلُكُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ وَمَا كَانَ لَنَآ أَن نَّأۡتِيَكُم بِسُلۡطَٰنٍ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ 
Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.
IbrahimIndeks Quran
52Ayat
MakkiyahRevelation
9Ayat

Terjemah — Ibrahim 9

Surat Ayat 9/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu