Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Isytarau: Membeli atau menukar. Dalam konteks ini bermakna menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain.
- Adh-Dhalalah: Kesesatan, yaitu kekufuran dan kemungkaran.
- Al-Huda: Petunjuk, yaitu keimanan dan kebenaran.
- Ma Rabihat: Tidak beruntung atau tidak memperoleh keuntungan.
- Tijaratuhum: Perdagangan mereka (usaha yang mereka lakukan).
- Muhtadin: Orang-orang yang mendapat petunjuk ke jalan yang benar.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini menggambarkan betapa ruginya orang-orang munafik dalam "perdagangan" mereka dengan Allah. Mereka adalah orang-orang yang telah menukar petunjuk (iman) dengan kesesatan (kekufuran). Mereka mengira telah melakukan transaksi yang menguntungkan, padahal sebaliknya, mereka justru merugi besar.
Bayangkanlah, mereka telah memiliki permata berharga berupa keimanan dan petunjuk, lalu mereka menukarnya dengan kerikil tajam berupa kesesatan dan kemunafikan. Sungguh, ini adalah pertukaran yang paling merugikan! Karena itu, Allah menegaskan bahwa perdagangan mereka tidak akan pernah mendatangkan keuntungan sedikit pun. Bahkan, mereka tidak akan pernah merasakan manisnya petunjuk, sebab hati mereka telah tertutup oleh noda-noda kemunafikan dan kedustaan.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: bahwa iman adalah modal terbesar dalam kehidupan. Siapa pun yang menukarnya dengan kesenangan dunia yang fana, atau dengan kemunafikan demi meraih kepentingan pribadi, maka ia telah menjerumuskan dirinya ke dalam kerugian yang nyata. Allah Maha Mengetahui segala isi hati, dan tidak ada satu pun transaksi yang tersembunyi dari-Nya.
Marilah kita renungkan, wahai saudaraku seiman. Betapa banyak di antara kita yang tergoda untuk "menjual" prinsip-prinsip kebenaran demi keuntungan duniawi yang sesaat? Padahal, Allah telah menjanjikan keuntungan yang jauh lebih besar bagi orang-orang yang beriman dan berpegang teguh pada petunjuk-Nya. Janganlah kita termasuk golongan yang merugi, karena kerugian di dunia masih bisa diperbaiki, tetapi kerugian di akhirat adalah kerugian yang abadi.
Semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas keimanan dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 16
Surat Al-Baqarah Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah…Surat Ayat 16/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








