Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata:
- لَا يَسْتَحْيِي (laa yastahyii): Tidak malu. Maksudnya di sini, Allah tidak merasa segan atau malu untuk menyebutkan sesuatu yang kecil atau remeh sebagai perumpamaan.
- يَضْرِبَ مَثَلًا (yadhriba matsalan): Membuat perumpamaan atau permisalan.
- بَعُوضَةً (ba'uudhah): Nyamuk, serangga yang sangat kecil dan lemah.
- فَمَا فَوْقَهَا (famaa fauqahaa): Apa yang di atasnya, yaitu yang lebih besar darinya seperti lalat, laba-laba, dan lain sebagainya.
- الْفَاسِقِينَ (al-faasiqiin): Orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah, yaitu orang-orang kafir dan munafik.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala kebesaran dan keagungan-Nya tidaklah merasa malu untuk membuat perumpamaan dalam Al-Qur'an, baik dengan sesuatu yang kecil seperti nyamuk, lalat, laba-laba, maupun yang lebih besar darinya. Ini semua adalah bagian dari hikmah dan kebijaksanaan Allah dalam menyampaikan kebenaran kepada hamba-hamba-Nya.
Manusia terbagi menjadi dua golongan dalam menyikapi perumpamaan-perumpamaan ini:
Pertama, golongan orang-orang yang beriman. Mereka meyakini bahwa setiap perumpamaan yang Allah buat pasti mengandung hikmah dan kebenaran yang datang dari Rabb mereka. Mereka tidak meragukan sedikit pun, bahkan perumpamaan tersebut semakin menambah keimanan dan keyakinan mereka kepada Allah.
Kedua, golongan orang-orang yang kafir. Mereka justru mencibir dan berkata dengan nada mengejek: "Apa maksud Allah membuat perumpamaan dengan makhluk yang hina dan kecil seperti ini?" Mereka menganggap remeh dan merendahkan firman Allah.
Allah kemudian menjawab keraguan mereka dengan menjelaskan bahwa melalui perumpamaan-perumpamaan ini, Allah menguji hamba-hamba-Nya. Dengan perumpamaan ini, Allah menyesatkan banyak orang yang memang telah memilih jalan kesesatan karena keengganan mereka untuk merenungkan dan mengambil pelajaran. Sebaliknya, dengan perumpamaan yang sama, Allah memberi petunjuk kepada banyak orang yang beriman dan bersedia merenungkan tanda-tanda kebesaran-Nya.
Dan perlu digarisbawahi, Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Allah hanya menyesatkan orang-orang yang fasik, yaitu mereka yang telah keluar dari ketaatan kepada Allah, mengingkari perintah-Nya, dan menolak kebenaran yang telah jelas datangnya.
Hikmah dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat dalam. Janganlah kita meremehkan sesuatu yang kecil, karena di balik ciptaan Allah yang tampak remeh sekalipun, tersimpan kebijaksanaan yang agung. Allah yang Maha Pencipta nyamuk yang kecil itu adalah Zat yang sama yang menciptakan langit dan bumi yang luas ini. Jika Allah berkehendak membuat perumpamaan dengan seekor nyamuk, maka di dalamnya pasti terkandung mutiara hikmah yang luar biasa.
Renungkanlah saudaraku, betapa indahnya Al-Qur'an ini. Ia adalah kitab petunjuk yang diturunkan untuk membimbing kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Setiap ayatnya, setiap perumpamaannya, adalah cahaya yang menerangi jalan hidup kita. Maka janganlah kita menjadi orang yang meremehkan ayat-ayat Allah, karena sesungguhnya orang-orang yang merenungkan dan mengambil pelajaran dari Al-Qur'an akan mendapatkan petunjuk yang melimpah, sementara orang-orang yang berpaling dan mencibir akan semakin jauh dari kebenaran.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai teman setia kita, membacanya dengan tadabbur, merenungkan maknanya, dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena di dalamnya terdapat obat bagi hati yang gundah, penawar bagi jiwa yang resah, dan petunjuk bagi siapa saja yang menginginkan keselamatan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang beriman yang senantiasa mengambil pelajaran dari setiap ayat-ayat-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 24-28 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 26
Surat Ayat 26/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








