Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ (Laisa 'alaika hudāhum): Bukanlah kewajibanmu (wahai Rasulullah) untuk memberi petunjuk kepada mereka. Maksudnya: petunjuk berupa taufik untuk menerima kebenaran dan tunduk kepadanya.
- هُدَاهُمْ (Hudāhum): Petunjuk yang bersifat taufik dan hidayah di dalam hati.
- يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ (Yahdī man yasyā'): Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
- ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ (Ibtighā'a wajhillāh): Mencari keridaan Allah semata, ikhlas karena-Nya.
- يُوَفَّ إِلَيْكُمْ (Yuwaffa ilaikum): Akan disempurnakan dan ditunaikan pahalanya kepada kalian.
- لَا تُظْلَمُونَ (Lā tuzhlamūn): Tidak akan dikurangi sedikit pun dari pahala amal kalian.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, sungguh bukanlah tugasmu untuk memaksa manusia masuk ke dalam Islam atau menjadikan mereka beriman dengan hatimu. Kewajibanmu hanyalah menyampaikan wahyu dan menjelaskan kebenaran dengan sejelas-jelasnya. Adapun hidayah yang sesungguhnya—yaitu hidayah taufik yang menembus relung hati—itu murni berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dia-lah yang membukakan dada siapa yang Dia kehendaki untuk menerima cahaya iman, dan Dia pula yang membiarkan siapa yang Dia kehendaki dalam kesesatan karena keadilan dan hikmah-Nya yang Maha Tinggi.
Oleh karena itu, wahai kaum muslimin, janganlah kalian menahan sedekah dan kebaikan kalian hanya karena takut orang yang diberi tidak akan masuk Islam. Berikanlah sedekah kepada siapa saja yang membutuhkan, karena manfaat dari setiap kebaikan yang kalian keluarkan akan kembali kepada diri kalian sendiri, bukan kepada orang lain. Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan pemberian kalian, tetapi kalianlah yang sangat membutuhkan pahala-Nya.
Dan ingatlah, seorang mukmin sejati tidak akan berinfak kecuali semata-mata untuk mencari keridaan Allah, bukan karena riya, bukan karena pujian manusia, dan bukan pula karena tujuan duniawi lainnya. Maka sucikanlah niat kalian dalam setiap pemberian, karena Allah hanya menerima amal yang ikhlas karena-Nya.
Kemudian Allah memberikan jaminan yang sangat indah: apa pun kebaikan yang kalian infakkan—baik sedikit maupun banyak, baik kepada kaum muslimin maupun kepada ahli dzimmah (non-muslim yang hidup di bawah perlindungan Islam) dalam bentuk sedekah sunnah—maka Allah akan menyempurnakan pahalanya untuk kalian secara penuh, tanpa dikurangi sedikit pun. Allah tidak akan menzalimi hamba-Nya walau sebesar biji sawi. Setiap kebaikan akan dibalas, dan setiap keikhlasan akan diganjar dengan balasan yang berlipat ganda.
Wahai saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa tugas kita hanyalah berdakwah dan berbuat baik, sedangkan hasil akhirnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah. Jangan pernah berputus asa ketika kebaikan kita belum membuahkan hasil yang terlihat, karena hidayah itu urusan Allah. Teruslah berbuat baik, ikhlaskan niat, dan yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang tulus. Setiap rupiah yang kalian keluarkan di jalan Allah, setiap senyuman yang kalian berikan, setiap bantuan yang kalian hulurkan—semuanya tersimpan rapi di sisi Allah dan akan kembali kepada kalian sebagai pahala yang berlipat ganda, di dunia maupun di akhirat. Maka janganlah kalian bakhil, karena sesungguhnya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, dan Allah Maha Melihat setiap amal hamba-Nya.
📜 Ayat 270-274 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 272
Surat Al-Baqarah Ayat 272 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang…Surat Ayat 272/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 270–274. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








