Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْمُضْطَرّ: Orang yang tertimpa kesulitan berat dan mendesak, yang tidak memiliki jalan keluar kecuali hanya kepada Allah.
- يَكْشِفُ السُّوءَ: Menghilangkan dan melenyapkan keburukan, baik berupa penyakit, kefakiran, kesedihan, atau berbagai musibah lainnya.
- خُلَفَاءَ الْأَرْضِ: Pengganti-pengganti di muka bumi, yaitu generasi yang silih berganti menghuni bumi setelah generasi sebelumnya.
- قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ: Sangat sedikit sekali kalian mengambil pelajaran dan peringatan. Makna yang dimaksud adalah peniadaan, yaitu kalian hampir tidak mengingat sama sekali.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, renungkanlah! Siapakah yang lebih layak untuk disembah? Apakah berhala-berhala yang kalian sembah itu mampu memberikan pertolongan ketika kalian dalam kesempitan? Ataukah Dia yang Maha Mendengar lagi Maha Menjawab doa hamba-Nya yang sedang terdesak dan terhimpit kesulitan, ketika ia berdoa dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati? Dialah Allah yang mengabulkan permohonan orang yang sedang dalam kesusahan, menghilangkan keburukan yang menimpanya, dan menggantinya dengan kebaikan serta kelapangan.
Dialah pula yang menjadikan kalian sebagai khalifah di muka bumi, silih berganti dari satu generasi ke generasi berikutnya, agar kalian memakmurkan bumi dan beribadah kepada-Nya. Maka, adakah tuhan lain yang mampu melakukan semua ini bersama Allah? Tentu tidak ada! Sungguh, sangat sedikit sekali di antara kalian yang mau mengambil pelajaran dan merenungkan tanda-tanda kekuasaan Allah yang begitu nyata. Seandainya kalian mau berpikir, niscaya kalian tidak akan menyekutukan Allah dengan sesuatu pun.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini mengajak kita untuk merenungkan fitrah kita yang paling dalam. Ketika kesulitan datang dan segala pintu terasa tertutup, ke mana hati kita berlari? Secara naluriah, kita akan mengangkat tangan dan berdoa kepada Allah—Sang Pencipta. Itulah bukti bahwa hanya Allah-lah tempat bergantung yang sejati.
Maka, marilah kita jadikan momen-momen sulit dalam hidup sebagai pintu untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jangan biarkan kesulitan menjauhkan kita dari Allah, justru jadikan ia sebagai tangga untuk meraih kedekatan dan cinta-Nya. Allah tidak pernah mengecewakan hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui, dan Maha Kuasa untuk mengubah keadaan kita dalam sekejap.
Ayat ini juga mengingatkan kita akan nikmat kekhalifahan di bumi. Kita diberi kesempatan hidup, berkarya, dan beribadah. Sungguh merugi jika nikmat sebesar ini kita gunakan untuk bermaksiat kepada-Nya. Mari kita syukuri nikmat Allah dengan memperbanyak mengingat-Nya, mentaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Karena hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang, dan hanya dengan ketaatan hidup menjadi bermakna.
📜 Ayat 60-64 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 62
Surat An-Naml Ayat 62 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila…Surat Ayat 62/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 60–64. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








