Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- وَقَرْنَ (waqarna): Berasal dari kata *al-waqar* yang berarti menetap, tenang, dan tidak banyak bergerak. Maksudnya adalah hendaknya kalian (para istri Nabi) menetap dan berdiam diri di rumah-rumah kalian.
- لَا تَبَرَّجْنَ (lā tabarrajna): Janganlah kalian menampakkan perhiasan dan kecantikan yang seharusnya ditutup, sebagaimana kebiasaan wanita-wanita jahiliah yang menampakkan diri secara berlebihan di hadapan laki-laki.
- الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ (al-jāhiliyyah al-ūlā): Masa kebodohan sebelum datangnya Islam, ketika manusia tidak mengenal petunjuk Allah dan tidak memiliki rasa malu dalam berpakaian dan bergaul.
- الرِّجْسَ (ar-rijsa): Segala bentuk kotoran, keburukan, dosa, dan hal-hal yang menjauhkan seseorang dari ketaatan kepada Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai para istri Nabi yang mulia, dan juga seluruh wanita mukminah di setiap zaman, Allah memerintahkan kalian untuk senantiasa berdiam diri dan menetap di rumah-rumah kalian. Ini bukan berarti kalian tidak boleh keluar rumah sama sekali, tetapi keluarlah hanya ketika ada keperluan yang dibenarkan oleh syariat, seperti menuntut ilmu, berobat, atau kebutuhan mendesak lainnya. Yang terpenting, janganlah kalian keluar dengan menampakkan perhiasan dan kecantikan secara berlebihan sebagaimana kebiasaan wanita-wanita di masa jahiliah pertama, yang dengan bangga memamerkan kecantikan dan perhiasan mereka untuk menarik perhatian laki-laki. Islam datang untuk memuliakan wanita, bukan menjadikan mereka sebagai objek pandangan.
Selain itu, Allah memerintahkan kalian untuk menegakkan shalat dengan sempurna pada waktunya, menunaikan zakat sebagaimana yang telah disyariatkan, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya dalam segala perintah dan larangan. Ketiga perkara ini —shalat, zakat, dan ketaatan— adalah pilar-pilar keimanan yang akan menjaga hati dan perilaku seorang muslimah tetap bersih dan lurus.
Allah kemudian menegaskan tujuan mulia dari semua perintah ini: "Sesungguhnya Allah hanya menghendaki untuk menghilangkan dosa dan keburukan dari kalian, wahai Ahlul Bait (keluarga Nabi), dan mensucikan kalian sesuci-sucinya." Ini adalah kemuliaan yang sangat besar bagi istri-istri Nabi dan keluarganya, sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh umat Islam bahwa Allah sangat menyayangi hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah tidak ingin hamba-Nya hidup dalam noda dosa, tetapi ingin membersihkan mereka, sebagaimana seorang ayah yang menyayangi anaknya selalu ingin membersihkan anaknya dari kotoran.
Wahai saudariku muslimah, ketahuilah bahwa perintah ini bukan hanya untuk istri-istri Nabi saja, tetapi juga untukmu. Allah ingin engkau menjadi wanita yang mulia, terjaga, dan dihormati. Dengan menetap di rumah, menjaga aurat, dan tidak menampakkan perhiasan secara berlebihan, engkau sedang membangun benteng kehormatan yang tidak bisa ditembus oleh pandangan-pandangan yang tidak halal. Engkau sedang menjaga dirimu untuk menjadi pribadi yang bersih lahir dan batin, dicintai Allah, dan dihormati oleh masyarakat.
Marilah kita semua, baik laki-laki maupun perempuan, mengambil pelajaran dari ayat ini. Kebahagiaan sejati bukan terletak pada kebebasan tanpa batas, melainkan pada ketundukan kepada Allah yang justru membebaskan kita dari perbudakan hawa nafsu dan penilaian manusia. Dengan menjaga diri, kita sedang memuliakan diri kita sendiri. Dan Allah, yang Maha Mengetahui, pasti akan memberikan balasan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang menjaga kehormatan dan ketaatan kepada-Nya.
📜 Ayat 31-35 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 33
Surat Al-Ahzab Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias…Surat Ayat 33/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








