Al-Ahzab · 33/73
Terjemah Transliterasi — Al-Ahzab
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا ۝٣٣
Wa qarna fee bu yoo tikunna wa laa tabarrajna tabarrujal Jaahiliyyatil oolaa wa aqimnas Salaata w aaateenaz Zakaata wa ati`nal laaha wa Rasoolah; innamaa yureedul laahu liyuzhiba `ankumur rijsa Ahlal Bayti wa yutahhirakum tatheeraa
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • وَقَرْنَ (waqarna): Berasal dari kata *al-waqar* yang berarti menetap, tenang, dan tidak banyak bergerak. Maksudnya adalah hendaknya kalian (para istri Nabi) menetap dan berdiam diri di rumah-rumah kalian.
  • لَا تَبَرَّجْنَ (lā tabarrajna): Janganlah kalian menampakkan perhiasan dan kecantikan yang seharusnya ditutup, sebagaimana kebiasaan wanita-wanita jahiliah yang menampakkan diri secara berlebihan di hadapan laki-laki.
  • الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ (al-jāhiliyyah al-ūlā): Masa kebodohan sebelum datangnya Islam, ketika manusia tidak mengenal petunjuk Allah dan tidak memiliki rasa malu dalam berpakaian dan bergaul.
  • الرِّجْسَ (ar-rijsa): Segala bentuk kotoran, keburukan, dosa, dan hal-hal yang menjauhkan seseorang dari ketaatan kepada Allah.

Tafsir Ayat:

Wahai para istri Nabi yang mulia, dan juga seluruh wanita mukminah di setiap zaman, Allah memerintahkan kalian untuk senantiasa berdiam diri dan menetap di rumah-rumah kalian. Ini bukan berarti kalian tidak boleh keluar rumah sama sekali, tetapi keluarlah hanya ketika ada keperluan yang dibenarkan oleh syariat, seperti menuntut ilmu, berobat, atau kebutuhan mendesak lainnya. Yang terpenting, janganlah kalian keluar dengan menampakkan perhiasan dan kecantikan secara berlebihan sebagaimana kebiasaan wanita-wanita di masa jahiliah pertama, yang dengan bangga memamerkan kecantikan dan perhiasan mereka untuk menarik perhatian laki-laki. Islam datang untuk memuliakan wanita, bukan menjadikan mereka sebagai objek pandangan.

Selain itu, Allah memerintahkan kalian untuk menegakkan shalat dengan sempurna pada waktunya, menunaikan zakat sebagaimana yang telah disyariatkan, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya dalam segala perintah dan larangan. Ketiga perkara ini —shalat, zakat, dan ketaatan— adalah pilar-pilar keimanan yang akan menjaga hati dan perilaku seorang muslimah tetap bersih dan lurus.

Allah kemudian menegaskan tujuan mulia dari semua perintah ini: "Sesungguhnya Allah hanya menghendaki untuk menghilangkan dosa dan keburukan dari kalian, wahai Ahlul Bait (keluarga Nabi), dan mensucikan kalian sesuci-sucinya." Ini adalah kemuliaan yang sangat besar bagi istri-istri Nabi dan keluarganya, sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh umat Islam bahwa Allah sangat menyayangi hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah tidak ingin hamba-Nya hidup dalam noda dosa, tetapi ingin membersihkan mereka, sebagaimana seorang ayah yang menyayangi anaknya selalu ingin membersihkan anaknya dari kotoran.

Wahai saudariku muslimah, ketahuilah bahwa perintah ini bukan hanya untuk istri-istri Nabi saja, tetapi juga untukmu. Allah ingin engkau menjadi wanita yang mulia, terjaga, dan dihormati. Dengan menetap di rumah, menjaga aurat, dan tidak menampakkan perhiasan secara berlebihan, engkau sedang membangun benteng kehormatan yang tidak bisa ditembus oleh pandangan-pandangan yang tidak halal. Engkau sedang menjaga dirimu untuk menjadi pribadi yang bersih lahir dan batin, dicintai Allah, dan dihormati oleh masyarakat.

Marilah kita semua, baik laki-laki maupun perempuan, mengambil pelajaran dari ayat ini. Kebahagiaan sejati bukan terletak pada kebebasan tanpa batas, melainkan pada ketundukan kepada Allah yang justru membebaskan kita dari perbudakan hawa nafsu dan penilaian manusia. Dengan menjaga diri, kita sedang memuliakan diri kita sendiri. Dan Allah, yang Maha Mengetahui, pasti akan memberikan balasan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang menjaga kehormatan dan ketaatan kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 31-35 — Al-Ahzab

31۞ وَمَن يَقْنُتْ مِنكُنَّ لِلَّهِ وَرَسُولِهِ وَتَعْمَلْ صَالِحًا نُّؤْتِهَا أَجْرَهَا مَرَّتَيْنِ وَأَعْتَدْنَا لَهَا رِزْقًا كَرِيمًا
Dan barang siapa diantara kamu sekalian (isteri-isteri nabi) tetap taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan amal yang saleh, niscata Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia.
32يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِّنَ النِّسَاءِ ۚ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَّعْرُوفًا
Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik,
33وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا
dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
34وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ لَطِيفًا خَبِيرًا
Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.
35إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
Al-AhzabIndeks Quran
73Ayat
MadaniyahRevelation
33Ayat

Terjemah — Al-Ahzab 33

Surat Al-Ahzab Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias…

Surat Ayat 33/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu