Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- آلَاءِ: Nikmat-nikmat yang banyak dan agung.
- رَبِّكُمَا: Tuhan kalian berdua (manusia dan jin).
- تُكَذِّبَانِ: Kalian berdua mendustakan.
Tafsir:
Wahai manusia dan jin, Allah Subhanahu wa Ta'ala mencurahkan kepada kalian nikmat-nikmat yang tidak terhitung jumlahnya. Nikmat penciptaan, nikmat kehidupan, nikmat rezeki, nikmat petunjuk, nikmat kesehatan, dan begitu banyak lagi karunia yang tiada putusnya. Maka di manakah letak pendustaan kalian terhadap nikmat-nikmat Tuhan kalian yang demikian agung dan melimpah ini?
Ayat ini adalah teguran yang lembut namun sangat dalam maknanya. Allah mengingatkan kedua golongan makhluk-Nya yang memiliki akal dan tanggung jawab—manusia dan jin—bahwa seluruh nikmat yang mereka rasakan berasal dari Allah semata. Tidak ada satu pun kebaikan yang mereka peroleh kecuali dari rahmat-Nya. Maka, bagaimana mungkin mereka mengingkari atau mendustakan nikmat-nikmat tersebut?
Sesungguhnya, setiap kali seorang hamba merenungkan kehidupannya, ia akan mendapati bahwa Allah selalu bersamanya dalam setiap keadaan. Di saat susah, Allah memberi kesabaran; di saat lapang, Allah memberi kelapangan; di saat sakit, Allah memberi kesembuhan; dan di saat tersesat, Allah memberi petunjuk. Semua itu adalah bukti kasih sayang Allah yang tak pernah berhenti mengalir.
Ayat ini juga mengajak kita untuk senantiasa bersyukur. Nikmat yang paling besar adalah nikmat iman dan Islam, yang dengannya kita mengenal Allah dan beribadah kepada-Nya. Maka, marilah kita jadikan setiap hembusan napas sebagai ungkapan syukur, dan setiap detik kehidupan sebagai kesempatan untuk semakin dekat kepada Allah. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan nikmat Allah dengan cara menggunakannya untuk bermaksiat atau melupakan Sang Pemberi Nikmat.
Ingatlah, wahai saudaraku, bahwa nikmat Allah tidak akan pernah bisa kita hitung. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya" (QS. An-Nahl: 18). Maka, perbanyaklah mengucapkan "Alhamdulillah 'ala kulli hal" (segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan), dan jadikanlah rasa syukur itu sebagai pintu masuk untuk meraih kecintaan Allah serta tambahan nikmat-Nya yang tiada henti.
📜 Ayat 28-32 — Ar-Rahman
Terjemah — Ar-Rahman 30
Surat Ar-Rahman Ayat 30 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?Surat Ayat 30/78 — Ar-Rahman الرحمن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rahman Dengarkan, Ar-Rahman Terjemah, Ar-Rahman mp3, Ar-Rahman pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








