Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- انظُرُونَا: Artinya "tunggulah kami" atau "perhatikanlah kami".
- نَقْتَبِسْ مِن نُورِكُمْ: Kami ingin mengambil sedikit cahaya dari cahaya kalian.
- فَالْتَمِسُوا نُورًا: Carilah cahaya untuk diri kalian sendiri.
- سُورٍ: Dinding pembatas atau penghalang yang tinggi.
- بَاطِنُهُ: Bagian dalamnya.
- ظَاهِرُهُ: Bagian luarnya.
Tafsir Ayat:
Bayangkanlah hari kiamat yang sangat dahsyat itu, ketika seluruh manusia dikumpulkan di padang mahsyar dalam kegelapan yang pekat. Di tengah suasana mencekam tersebut, Allah memberikan cahaya kepada orang-orang beriman sebagai penerang jalan mereka menuju jembatan shirath. Saat itulah orang-orang munafik, baik laki-laki maupun perempuan, yang selama di dunia menyembunyikan kekafiran dan kemunafikan mereka di balik keislaman yang palsu, berada dalam kegelapan yang pekat. Mereka melihat cahaya terang benderang yang menyertai orang-orang mukmin.
Dengan penuh penyesalan dan kepanikan, mereka berseru kepada orang-orang beriman: "Tunggulah kami! Beri kami kesempatan untuk mengambil sedikit dari cahaya kalian agar kami bisa selamat melewati jembatan ini!" Namun, orang-orang mukmin atau para malaikat menjawab dengan tegas, "Kembalilah kalian ke belakang! Carilah cahaya untuk diri kalian sendiri!" Ini adalah jawaban yang penuh kehinaan dan ejekan bagi mereka, sebagai balasan yang setimpal atas sikap mereka yang selama di dunia suka mempermainkan agama dan mengolok-olok orang beriman.
Mereka pun berusaha kembali ke belakang untuk mencari cahaya, namun sia-sia. Tidak ada cahaya yang mereka dapatkan. Lalu Allah memasang sebuah dinding pembatas yang sangat kokoh antara orang-orang mukmin dan orang-orang munafik. Dinding itu memiliki pintu. Di sisi dalam dinding yang menghadap ke arah orang-orang mukmin, terdapat rahmat yang melimpah, yaitu surga dengan segala kenikmatannya. Sedangkan di sisi luar dinding yang menghadap ke arah orang-orang munafik, terdapat azab yang pedih, yaitu neraka dengan segala siksanya.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh, ayat ini adalah peringatan yang sangat keras bagi kita semua agar senantiasa menjaga keikhlasan dan keteguhan iman di dalam hati. Kemunafikan adalah penyakit hati yang paling berbahaya, yang pelakunya akan mendapat kehinaan di dunia dan akhirat. Jangan sampai kita menjadi orang yang hanya beriman di permukaan saja, tetapi hatinya kosong dari keimanan yang sejati.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk untuk terus memperbaiki diri, memperdalam ilmu agama, dan mengamalkannya dengan ikhlas semata-mata karena Allah. Karena cahaya iman di akhirat kelak adalah buah dari keimanan dan amal saleh yang kita tanam di dunia. Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat munafik dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang beriman dengan benar, sehingga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan cahaya di hari yang gelap gulita itu. Aamiin.
📜 Ayat 11-15 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 13
Surat Al-Hadid Ayat 13 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada…Surat Ayat 13/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








