Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِينَةٍ (Līnah): pohon kurma yang baik dan berkualitas, atau jenis kurma selain 'Ajwah. Dalam konteks ini, yang dimaksud adalah pohon kurma milik Bani Nadhir.
- أُصُولِهَا (Uṣūlihā): pangkal batang atau akar tempat pohon itu berdiri tegak.
- فَبِإِذْنِ اللَّهِ (Fa bi-idznillāh): dengan perintah dan kehendak Allah.
- وَلِيُخْزِيَ (Wa li-yukhziya): dan agar Allah menghinakan dan merendahkan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, apa pun yang kalian lakukan terhadap pohon kurma milik musuh pada perang Bani Nadhir—baik kalian menebangnya untuk melemahkan semangat mereka dan menyempitkan ruang gerak mereka, maupun kalian membiarkannya tetap berdiri tegak di atas akarnya agar kalian dapat memanfaatkannya—semuanya itu terjadi dengan izin dan perintah Allah semata. Tidak ada dosa sedikit pun bagi kalian dalam hal ini, karena Allah sendiri yang menetapkan hukum tersebut dan menjadikannya sebagai sarana kemenangan bagi kaum mukminin.
Sesungguhnya Allah membolehkan tindakan ini bukanlah sebagai bentuk kerusakan di muka bumi sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang Yahudi, melainkan sebagai ujian dan hukuman bagi mereka yang telah melanggar perjanjian. Allah ingin menghinakan orang-orang fasik—yakni mereka yang keluar dari ketaatan kepada Allah, yang memilih jalan pengkhianatan daripada menepati janji, dan yang selalu berusaha memadamkan cahaya Islam. Dengan izin Allah, justru mereka sendiri yang merasakan kehinaan, melihat harta dan kebun mereka binasa di hadapan mata mereka, sehingga hati mereka hancur dan kekuatan mereka melemah.
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan seorang mukmin—baik yang tampak menguntungkan maupun yang tampak merugikan—semuanya berada dalam genggaman dan pengaturan Allah. Ketika kita berjuang di jalan-Nya, janganlah ragu dan bimbang, karena Allah senantiasa bersama hamba-hamba-Nya yang beriman. Dialah yang menentukan strategi kemenangan, dan Dialah yang menjadikan setiap langkah kita bernilai ibadah.
Saudaraku seiman, renungkanlah betapa besar kasih sayang Allah kepada umat ini. Allah tidak membiarkan kaum mukminin dalam kebingungan ketika mereka merasa berdosa karena menebang pohon kurma. Maka turunlah ayat ini untuk menenangkan hati mereka dan menjelaskan bahwa tindakan tersebut adalah bagian dari rencana Allah yang penuh hikmah. Demikian pula dalam kehidupan kita, ketika kita berada dalam keraguan, Allah tidak pernah membiarkan kita tanpa petunjuk. Al-Qur'an dan Sunnah selalu menjadi penerang jalan kita.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat keyakinan bahwa ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah kunci segala kebaikan. Janganlah kita gentar menghadapi musuh-musuh Islam, karena Allah telah menjanjikan pertolongan-Nya kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya, dan Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan amal perbuatan orang-orang yang berjuang di jalan-Nya.
📜 Ayat 3-7 — Al-Hasyr
Terjemah — Al-Hasyr 5
Surat Al-Hasyr Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang…Surat Ayat 5/24 — Al-Hasyr الحشر (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hasyr Dengarkan, Al-Hasyr Terjemah, Al-Hasyr mp3, Al-Hasyr pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








