Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الْقَاهِرُ (Al-Qāhir): Yang Maha Menundukkan, Maha Mengalahkan, dan Maha Menguasai segala sesuatu.
- فَوْقَ عِبَادِهِ (Fauqa 'Ibādih): Di atas hamba-hamba-Nya, yaitu ketinggian yang mutlak dan sempurna dalam zat, kekuasaan, dan keagungan-Nya.
- حَفَظَةً (Hafazhah): Para malaikat penjaga yang bertugas mengawasi, mencatat, dan memelihara segala amal perbuatan manusia.
- تَوَفَّتْهُ (Tawaffathu): Mencabut nyawanya dengan sempurna.
- رُسُلُنَا (Rusulunā): Utusan-utusan Kami, yaitu malaikat pencabut nyawa beserta para pembantunya.
- لَا يُفَرِّطُونَ (Lā yufarriṭūn): Mereka tidak pernah lalai, tidak menunda-nunda, dan tidak mengurangi apa yang diperintahkan kepada mereka.
Tafsir Lengkap:
Saudaraku yang dirahmati Allah, mari kita renungkan bersama firman Allah yang agung ini. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa Dialah *Al-Qāhir*, Yang Maha Menundukkan segala sesuatu, dan Dia berada di atas seluruh hamba-Nya dengan ketinggian yang mutlak dan sempurna—ketinggian yang layak bagi keagungan-Nya, bukan seperti ketinggian makhluk. Segala sesuatu di alam semesta ini tunduk, patuh, dan tunduk di bawah kekuasaan-Nya yang tiada bandingannya. Tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya, tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya, dan tidak ada yang mampu melarikan diri dari kekuasaan-Nya.
Kemudian Allah mengabarkan kepada kita tentang kasih sayang dan perhatian-Nya yang begitu besar kepada hamba-hamba-Nya. Dia mengutus para malaikat yang mulia untuk senantiasa menjaga dan mengawasi kita. Mereka mencatat setiap amal perbuatan kita—yang kecil maupun yang besar, yang tampak maupun yang tersembunyi. Ini adalah bukti bahwa Allah tidak pernah melalaikan hamba-Nya, dan bahwa setiap langkah kita diperhitungkan dengan adil di sisi-Nya. Betapa indahnya jika kita menyadari bahwa hidup ini tidak pernah sepi dari pengawasan, sehingga kita senantiasa menjaga diri dari perbuatan dosa dan berlomba-lomba dalam kebaikan.
Ketika ajal telah tiba—waktu yang telah Allah tetapkan bagi setiap jiwa—maka malaikat maut beserta para pembantunya datang mencabut nyawa dengan izin Allah. Mereka melaksanakan tugas ini dengan sempurna, tanpa kelalaian sedikit pun, tanpa penundaan, dan tanpa pengurangan. Tidak ada yang dapat menghalangi kedatangan malaikat maut, tidak ada yang dapat menunda ajal yang telah ditentukan, dan tidak ada yang dapat melarikan diri darinya.
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita tentang kebesaran Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia yang menundukkan kita, Dia pula yang menjaga kita, dan Dia pula yang akan memanggil kita kembali kepada-Nya. Maka, marilah kita senantiasa merendahkan diri di hadapan-Nya, memperbanyak ibadah dan ketaatan, serta mempersiapkan diri menghadapi hari perjumpaan dengan-Nya. Sungguh, kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, dan akhiratlah kampung yang kekal. Janganlah kita terlena dengan gemerlap dunia yang fana, karena setiap jiwa pasti akan merasakan kematian dan akan kembali kepada Rabb-nya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa ingat akan pengawasan-Nya, yang mempersiapkan diri dengan amal saleh, dan yang diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.
📜 Ayat 59-63 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 61
Surat Al-An'am Ayat 61 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya,…Surat Ayat 61/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 59–63. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








