Terjemah — Tafsir
### معاني الكلمات:
- افترى: mengada-ada dan membuat-buat kebohongan.
- أُوحِيَ إِلَيَّ: dikatakan kepadanya bahwa dirinya menerima wahyu.
- غَمَرَاتِ الْمَوْتِ: puncak-puncak kesulitan dan sakaratul maut yang sangat berat.
- بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ: para malaikat yang membentangkan tangan mereka untuk mencabut nyawa dengan keras.
- عَذَابَ الْهُونِ: azab yang menghinakan dan merendahkan.
### تفسير الآية:
Tidak ada seorang pun yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan atas nama Allah, seperti orang yang berkata, "Allah tidak menurunkan wahyu kepada manusia," atau orang yang mengaku dirinya menerima wahyu padahal tidak ada wahyu sedikit pun yang turun kepadanya, atau orang yang dengan sombongnya berkata, "Aku akan menurunkan kitab seperti yang Allah turunkan." Sungguh, kezaliman mereka sangat besar karena mereka telah menempatkan perkataan dan perbuatan mereka pada posisi yang melawan kebenaran Ilahi.
Wahai Nabi Muhammad, seandainya engkau dapat menyaksikan keadaan orang-orang zalim itu ketika mereka berada dalam sakaratul maut, niscaya engkau akan melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Para malaikat datang dengan membentangkan tangan-tangan mereka, mencabut ruh-ruh mereka dengan paksa seraya berkata dengan nada menghardik, "Keluarkanlah nyawa kalian sendiri! Hari ini kalian akan menerima azab yang menghinakan sebagai balasan atas kebohongan yang kalian ucapkan terhadap Allah dan karena kalian menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya, enggan beriman dan tunduk kepada kebenaran."
### الدعوة والموعظة:
Wahai saudaraku, renungkanlah betapa dahsyatnya akhir kehidupan orang-orang yang memusuhi kebenaran. Mereka yang di dunia merasa hebat dengan kebohongan dan kesombongan, pada saat kematian menjemput, mereka berada dalam kehinaan yang tiada tara. Malaikat mencabut nyawa mereka dengan keras, dan mereka menerima azab yang menghinakan.
Betapa beruntungnya kita yang diberikan hidayah untuk beriman dan tunduk kepada Allah. Mari kita jauhi segala bentuk kebohongan, terutama kebohongan atas nama agama. Jangan pernah mengaku-ngaku sesuatu yang bukan hak kita, dan jangan sekali-kali merendahkan ayat-ayat Allah. Sesungguhnya Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar yang tidak akan mampu ditandingi oleh siapa pun. Keindahan bahasanya, kedalaman maknanya, dan kebenaran isinya adalah bukti nyata bahwa ia datang dari Allah Yang Maha Bijaksana.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita, dan janganlah kita termasuk orang-orang yang sombong terhadap ayat-ayat-Nya. Karena kesombongan hanya akan membawa kita kepada kehinaan, baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya, ketundukan dan keimanan akan membawa kita kepada kemuliaan dan kebahagiaan yang abadi.
📜 Ayat 91-95 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 93
Surat Al-An'am Ayat 93 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan…Surat Ayat 93/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 91–95. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








