Al-Munafiqun · 10/11
Terjemah Transliterasi — Al-Munafiqun
وَأَنفِقُوا مِن مَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ ۝١٠
Wa anifqoo mim maa razaqnaakum min qabli any-yaatiya ahadakumul mawtu fa yaqoola rabbi law laaa akhkhartaneee ilaaa ajalin qareebin fa assaddaqa wa akum minassaaliheen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Anfiqū (أَنفِقُوا): Berinfaklah, belanjakanlah harta di jalan kebaikan.
  • Mimmā razaqnākum (مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ): Dari sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian.
  • Min qabli (مِن قَبْلِ): Sebelum.
  • Lau lā (لَوْلَا): Mengapa tidak / seandainya saja.
  • Akharṭanī (أَخَّرْتَنِي): Engkau menunda ajalku / memberi tangguh kepadaku.
  • Ajalin qarīb (أَجَلٍ قَرِيبٍ): Waktu yang dekat, masa yang singkat.
  • Fa aṣṣaddaqa (فَأَصَّدَّقَ): Maka aku akan bersedekah.
  • Wa akun minaṣ-ṣāliḥīn (وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ): Dan aku akan termasuk golongan orang-orang yang saleh.

Tafsir Lengkap:

Wahai kaum mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, bersegeralah berinfak dan membelanjakan sebagian dari harta yang telah Allah karuniakan kepada kalian di jalan kebaikan, jalan yang diridai-Nya. Janganlah kalian menunda-nunda kebaikan itu, karena ajal tidak pernah menunggu kesiapan seseorang. Infakkanlah harta kalian *sebelum datang kematian* kepada salah seorang dari kalian, sebelum tampak tanda-tandanya, sebelum ruh berhenti berdetak di dada.

Karena ketika sakaratul maut telah tiba dan seseorang menyaksikan tanda-tanda kematian dengan mata kepalanya sendiri, saat itu penyesalan yang amat dalam memuncak di hatinya. Ia pun berkata dengan penuh penyesalan dan harapan yang sia-sia: *"Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat saja? Mengapa Engkau tidak memberiku kesempatan sedikit lagi? Maka aku akan bersedekah dengan hartaku, dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh yang beramal baik."*

Inilah penyesalan yang tidak lagi berguna, karena pintu taubat telah tertutup dan ajal tidak dapat diundur barang sekejap pun. Allah Maha Mengetahui apa yang akan diperbuat oleh hamba-Nya seandainya ia diberi kesempatan, dan Allah tidak akan mengubah ketetapan-Nya.

Saudaraku, ayat yang agung ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada kita semua. Allah tidak memerintahkan kita berinfak karena Dia membutuhkan harta kita, tetapi karena Dia ingin membersihkan jiwa kita dari sifat kikir dan ingin menyelamatkan kita dari penyesalan yang tiada berguna di akhir hayat. Betapa indahnya bila kita bersegera dalam kebaikan selagi masih berkesempatan, selagi nafas masih berhembus, dan selagi pintu taubat masih terbuka lebar. Jangan biarkan diri kita menjadi bagian dari orang-orang yang merugi, yang baru ingin beramal ketika amal itu sudah tidak lagi diterima. Mari kita jadikan setiap helaan nafas kita sebagai ladang amal, dan setiap harta yang kita miliki sebagai bekal menuju kampung akhirat yang kekal abadi. Sesungguhnya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, dan sedekah yang dikeluarkan dengan ikhlas akan menjadi naungan bagi pemiliknya di hari yang tiada naungan selain naungan Allah.



📜 Ayat 8-11 — Al-Munafiqun

8يَقُولُونَ لَئِن رَّجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ ۚ وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَٰكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَعْلَمُونَ
Mereka berkata: "Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari padanya". Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.
9يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.
10وَأَنفِقُوا مِن مَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ
Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"
11وَلَن يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.
Al-MunafiqunIndeks Quran
11Ayat
MadaniyahRevelation
10Ayat

Terjemah — Al-Munafiqun 10

Surat Al-Munafiqun Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu…

Surat Ayat 10/11 — Al-Munafiqun المنافقون (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Munafiqun Dengarkan, Al-Munafiqun Terjemah, Al-Munafiqun mp3, Al-Munafiqun pdf. Ayat 8–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu