Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Anfiqū (أَنفِقُوا): Berinfaklah, belanjakanlah harta di jalan kebaikan.
- Mimmā razaqnākum (مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ): Dari sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian.
- Min qabli (مِن قَبْلِ): Sebelum.
- Lau lā (لَوْلَا): Mengapa tidak / seandainya saja.
- Akharṭanī (أَخَّرْتَنِي): Engkau menunda ajalku / memberi tangguh kepadaku.
- Ajalin qarīb (أَجَلٍ قَرِيبٍ): Waktu yang dekat, masa yang singkat.
- Fa aṣṣaddaqa (فَأَصَّدَّقَ): Maka aku akan bersedekah.
- Wa akun minaṣ-ṣāliḥīn (وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ): Dan aku akan termasuk golongan orang-orang yang saleh.
Tafsir Lengkap:
Wahai kaum mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, bersegeralah berinfak dan membelanjakan sebagian dari harta yang telah Allah karuniakan kepada kalian di jalan kebaikan, jalan yang diridai-Nya. Janganlah kalian menunda-nunda kebaikan itu, karena ajal tidak pernah menunggu kesiapan seseorang. Infakkanlah harta kalian *sebelum datang kematian* kepada salah seorang dari kalian, sebelum tampak tanda-tandanya, sebelum ruh berhenti berdetak di dada.
Karena ketika sakaratul maut telah tiba dan seseorang menyaksikan tanda-tanda kematian dengan mata kepalanya sendiri, saat itu penyesalan yang amat dalam memuncak di hatinya. Ia pun berkata dengan penuh penyesalan dan harapan yang sia-sia: *"Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat saja? Mengapa Engkau tidak memberiku kesempatan sedikit lagi? Maka aku akan bersedekah dengan hartaku, dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh yang beramal baik."*
Inilah penyesalan yang tidak lagi berguna, karena pintu taubat telah tertutup dan ajal tidak dapat diundur barang sekejap pun. Allah Maha Mengetahui apa yang akan diperbuat oleh hamba-Nya seandainya ia diberi kesempatan, dan Allah tidak akan mengubah ketetapan-Nya.
Saudaraku, ayat yang agung ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada kita semua. Allah tidak memerintahkan kita berinfak karena Dia membutuhkan harta kita, tetapi karena Dia ingin membersihkan jiwa kita dari sifat kikir dan ingin menyelamatkan kita dari penyesalan yang tiada berguna di akhir hayat. Betapa indahnya bila kita bersegera dalam kebaikan selagi masih berkesempatan, selagi nafas masih berhembus, dan selagi pintu taubat masih terbuka lebar. Jangan biarkan diri kita menjadi bagian dari orang-orang yang merugi, yang baru ingin beramal ketika amal itu sudah tidak lagi diterima. Mari kita jadikan setiap helaan nafas kita sebagai ladang amal, dan setiap harta yang kita miliki sebagai bekal menuju kampung akhirat yang kekal abadi. Sesungguhnya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, dan sedekah yang dikeluarkan dengan ikhlas akan menjadi naungan bagi pemiliknya di hari yang tiada naungan selain naungan Allah.
📜 Ayat 8-11 — Al-Munafiqun
Terjemah — Al-Munafiqun 10
Surat Al-Munafiqun Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu…Surat Ayat 10/11 — Al-Munafiqun المنافقون (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Munafiqun Dengarkan, Al-Munafiqun Terjemah, Al-Munafiqun mp3, Al-Munafiqun pdf. Ayat 8–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








