Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Ar-Rujz: Berhala-berhala, patung-patung sesembahan, dan segala bentuk kotoran serta kebatilan. Ada pula yang menafsirkannya sebagai perbuatan dosa dan kemaksiatan.
- Fahjur: Tinggalkanlah, jauhilah, dan berpisahlah sepenuhnya.
Tafsir:
Wahai manusia, ayat ini merupakan perintah yang tegas dan jelas dari Allah kepada Nabi-Nya ﷺ — dan kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman — untuk meninggalkan segala bentuk *ar-rujz*, yaitu berhala-berhala dan segala macam peribadatan kepada selain Allah. Ini mencakup seluruh bentuk kesyirikan, kemusyrikan, perbuatan dosa, dan segala hal yang menjauhkan diri dari kebersihan iman.
Perintah ini bukan sekadar larangan untuk mendekati, tetapi perintah untuk *hijrah* secara total — meninggalkan sepenuhnya dengan penuh kesungguhan dan kebencian terhadap segala bentuk kebatilan. Seorang mukmin sejati tidak cukup hanya menjauhi kemaksiatan, tetapi ia harus membenci kemaksiatan itu, menjauhinya, dan tidak pernah merasa nyaman dengannya. Ia harus memisahkan diri secara total dari segala hal yang mengotori hati dan jiwanya.
Ayat ini juga mengajarkan bahwa kebersihan lahiriah (seperti membersihkan pakaian dari najis) merupakan cerminan dari kebersihan batiniah. Maka, sebagaimana seorang mukmin menjaga kebersihan pakaiannya dari kotoran yang terlihat, ia juga harus menjaga hati dan jiwanya dari kotoran syirik dan dosa yang tidak terlihat.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, renungkanlah betapa indahnya ajaran Islam ini! Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk meninggalkan keburukan, tetapi juga memberikan jalan keluar yang mulia: *hijrah* — berpindah dari kegelapan menuju cahaya. Setiap kali engkau menjauhkan diri dari dosa, sesungguhnya engkau sedang mendekatkan diri kepada Allah. Setiap kali engkau meninggalkan kemaksiatan, sesungguhnya engkau sedang membuka pintu-pintu kebaikan dan keberkahan dalam hidupmu.
Jangan pernah merasa berat untuk meninggalkan kebiasaan buruk, karena di balik setiap pengorbanan meninggalkan dosa, Allah telah menyiapkan kebahagiaan yang jauh lebih besar. Ingatlah, kebersihan hati adalah kunci ketenangan hidup. Ketika hatimu bersih dari syirik dan dosa, maka hidupmu akan dipenuhi cahaya ketakwaan, dan Allah akan mencurahkan rahmat serta kasih sayang-Nya kepadamu.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri, membersihkan hati, dan menjauhkan diri dari segala bentuk kemaksiatan. Karena sesungguhnya, orang yang paling bahagia adalah mereka yang mampu meninggalkan segala yang Allah larang, dan mengisi hidupnya dengan ketaatan serta kebaikan.
📜 Ayat 3-7 — Al-Muddassir
Terjemah — Al-Muddassir 5
Surat Al-Muddassir Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan perbuatan dosa tinggalkanlah,Surat Ayat 5/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








