Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Hal (هَلْ): di sini bermakna *qad* (sungguh telah), bukan untuk bertanya.
- Atā (أَتَى): telah berlalu atau telah datang.
- Al-Insān (الإِنسَانِ): yang dimaksud adalah manusia, dan menurut sebagian ulama khususnya Nabi Adam 'alaihissalam.
- Ḥīn (حِينٌ): suatu masa atau waktu yang panjang.
- Ad-Dahr (الدَّهْرِ): zaman atau kurun waktu.
- Syai-an madzkūrā (شَيْئًا مَّذْكُورًا): sesuatu yang disebut, dikenal, atau memiliki eksistensi yang diingat.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia yang mulia, renungkanlah asal-usul dirimu! Sungguh telah berlalu satu masa yang sangat panjang dari perjalanan zaman, ketika engkau belum ada sama sekali. Engkau dahulu hanyalah ketiadaan yang tidak disebut-sebut, tidak dikenal, tidak berbekas, dan tidak memiliki nama atau jejak apa pun di alam semesta ini.
Tidak ada satu makhluk pun yang mengenalmu, tidak ada catatan tentang dirimu, dan tidak ada yang mengetahui akan keberadaanmu kelak. Engkau hanyalah debu yang tertiup angin, setetes air yang hina, kemudian menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging — semuanya berjalan di bawah pengaturan dan kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa.
Namun, lihatlah sekarang betapa Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memuliakanmu! Dari ketiadaan yang tak pernah disebut, Allah menciptakanmu dengan sebaik-baik bentuk, memberimu akal, pendengaran, penglihatan, dan hati. Allah mengangkat derajatmu melebihi banyak makhluk-Nya, bahkan memerintahkan para malaikat untuk sujud menghormati nenek moyangmu, Adam 'alaihissalam.
Inilah bukti kasih sayang dan kuasa Allah yang tiada tandingannya. Jika dahulu engkau tidak ada dan tidak disebut-sebut, maka hari ini engkau hidup, bernapas, dan memiliki kesempatan untuk mengenal Penciptamu. Maka sudah sepantasnya engkau bersyukur, merendahkan diri di hadapan Allah, dan menggunakan kehidupan yang Allah berikan ini untuk beribadah kepada-Nya. Janganlah engkau sombong, karena asal-usulmu hanyalah ketiadaan yang tak pernah disebut.
Ketahuilah bahwa Allah yang mampu menciptakanmu dari tiada menjadi ada, Dialah yang berkuasa pula untuk menghidupkanmu kembali setelah mati untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatanmu. Maka jadikanlah kehidupan ini sebagai ladang amal, karena suatu saat nanti engkau akan kembali menghadap-Nya, dan hanya amal saleh yang akan menjadi bekal terbaikmu.
📜 Ayat 1-3 — Al-Insan
Terjemah — Al-Insan 1
Surat Al-Insan Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang…Surat Ayat 1/31 — Al-Insan الإنسان (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Insan Dengarkan, Al-Insan Terjemah, Al-Insan mp3, Al-Insan pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








