Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- *Āmanū*: Beriman dengan sepenuh hati kepada Allah dan Rasul-Nya.
- *Hājarū*: Meninggalkan kampung halaman dan harta benda demi menegakkan agama Allah.
- *Jāhadū fī sabīlillāh*: Berjuang dengan jiwa, harta, dan kemampuan di jalan Allah.
- *Āwaū*: Memberikan tempat tinggal dan perlindungan kepada kaum Muhajirin.
- *Naṣarū*: Menolong dan membela dengan jiwa, harta, serta segala kemampuan.
- *Ḥaqqan*: Benar-benar, sungguh-sungguh, dan sempurna.
- *Rizqun karīm*: Rezeki yang mulia lagi berlimpah, tiada putus-putusnya.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan dua golongan besar yang menjadi pilar utama tegaknya agama Islam: *Muhajirin* dan *Anshar*. Golongan pertama adalah mereka yang beriman kepada Allah, kemudian berhijrah meninggalkan kampung halaman, harta, dan keluarga tercinta demi menyelamatkan iman dan menegakkan kalimat Allah di muka bumi. Mereka tidak berhenti pada sekadar hijrah, tetapi juga berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan harta, berperang melawan kebatilan dan kezaliman.
Golongan kedua adalah mereka yang beriman dan tinggal di Madinah, lalu memberikan tempat tinggal kepada saudara-saudara Muhajirin yang datang tanpa membawa apa-apa. Mereka menyambut dengan penuh kehangatan, mempersilakan berbagi harta, rumah, dan bahkan rela mendahulukan kebutuhan saudaranya di atas kebutuhan diri sendiri. Mereka juga membela dan menolong kaum Muhajirin dalam menghadapi musuh-musuh Islam.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa dua golongan inilah yang benar-benar memiliki iman yang sempurna dan hakiki. Iman mereka bukan sekadar pengakuan di lisan, tetapi telah terbukti melalui pengorbanan, perjuangan, dan kecintaan yang tulus kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah teladan agung dalam mempersembahkan segala yang dimiliki demi kejayaan Islam.
Balasan yang dijanjikan Allah bagi mereka sangatlah indah: *maghfirah* (ampunan) yang menghapus seluruh dosa dan kesalahan, serta *rizqun karim* — rezeki yang mulia dan tak terhingga di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Inilah kabar gembira yang menguatkan hati setiap mukmin bahwa setiap pengorbanan di jalan Allah tidak akan pernah sia-sia.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa keimanan yang hakiki bukanlah sekadar klaim, melainkan pembuktian melalui amal nyata. Hari ini, kita mungkin tidak dituntut untuk berhijrah atau berperang seperti para sahabat, tetapi kita dapat meneladani semangat mereka dengan berkorban untuk agama Allah — baik dengan harta, waktu, tenaga, maupun ilmu. Mari kita saling menolong dan mengasihi sesama muslim sebagaimana kaum Anshar menyambut kaum Muhajirin. Sungguh, Allah tidak pernah melupakan setiap kebaikan hamba-Nya. Janji-Nya pasti: ampunan dan rezeki yang mulia bagi siapa saja yang benar-benar beriman dan beramal saleh. Semoga kita semua termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini dan meraih kemuliaan di sisi-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 72-75 — Al-Anfal
Terjemah — Al-Anfal 74
Surat Al-Anfal Ayat 74 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan…Surat Ayat 74/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 72–75. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








