Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Yutsabbitu: Meneguhkan, mengokohkan, dan menjaga tetap teguh.
- Al-Qaul ats-Tsabit: Perkataan yang teguh dan kokoh, yaitu kalimat tauhid (Lā ilāha illallāh) beserta segala konsekuensinya.
- Yudhillu: Menyesatkan, membiarkan dalam kesesatan, dan tidak memberi taufik.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan rahmat dan keutamaan-Nya yang agung meneguhkan hati hamba-hamba-Nya yang beriman dengan kalimat tauhid yang kokoh, yaitu persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah utusan-Nya. Peneguhan ini Allah berikan di kehidupan dunia, sehingga mereka tetap istiqamah di atas iman hingga datang ajal menjemput, dan mereka wafat dalam keadaan husnul khatimah. Kemudian Allah meneguhkan mereka pula di alam barzakh (kubur) ketika dua malaikat datang bertanya, "Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu?" Maka dengan pertolongan Allah, mereka menjawab dengan jawaban yang benar dan mantap, "Tuhanku Allah, agamaku Islam, dan nabiku Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam." Bahkan peneguhan ini berlanjut hingga hari kiamat kelak, ketika mereka berdiri dengan teguh di hadapan Allah dalam keadaan tenang dan penuh keyakinan.
Adapun orang-orang yang zalim—yaitu mereka yang berbuat syirik dan kufur kepada Allah—maka Allah membiarkan mereka dalam kesesatan dan tidak memberi taufik. Mereka tidak mampu menjawab pertanyaan malaikat di dalam kubur, bahkan mereka menjawab dengan kebingungan, "Hah, aku tidak tahu." Allah Subhanahu wa Ta'ala berbuat sesuai dengan kehendak-Nya yang Mahabijaksana: Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki dengan keutamaan-Nya, dan menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dengan keadilan-Nya. Tidak ada seorang pun yang dapat memaksa atau memprotes ketetapan-Nya, karena Dialah yang Maha Mengetahui hikmah di balik segala sesuatu.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa agungnya karunia Allah kepada orang-orang beriman! Ketika manusia lain kebingungan dan ketakutan di alam kubur, seorang mukmin justru diteguhkan hatinya oleh Allah dengan cahaya iman. Ini semua adalah buah dari keteguhan mereka di dunia dalam memegang kalimat tauhid. Maka marilah kita jaga lisan dan hati kita untuk senantiasa mengucapkan dan meyakini kalimat "Lā ilāha illallāh" dengan benar dan istiqamah, karena kalimat inilah yang akan menjadi cahaya bagi kita di dunia, di kubur, dan di akhirat kelak.
Janganlah kita termasuk golongan orang-orang zalim yang menzalimi diri sendiri dengan syirik dan maksiat, karena mereka akan ditinggalkan Allah dalam kesesatan. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepada hamba-Nya yang beriman, dan Maha Adil terhadap orang-orang yang berpaling dari petunjuk-Nya. Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan, perbanyaklah ilmu dan amal saleh, serta mohonlah kepada Allah agar Dia meneguhkan hati kita di atas agama-Nya hingga akhir hayat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang teguh imannya dan selamat di dunia maupun akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 25-29 — Ibrahim
Terjemah — Ibrahim 27
Surat Ibrahim Ayat 27 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh…Surat Ayat 27/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








