An-Nahl · 41/128
Terjemah Transliterasi — An-Nahl
وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ۝٤١
Wallazeena haajaroo fil laahi mim ba`di maa zulimoo lanubawwi` annahum fiddunyaa hasanatanw wa la ajrul Aakhirati akbar; law kaanoo ya`lamoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui,

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • هَاجَرُوا (berhijrah): meninggalkan kampung halaman, keluarga, dan harta benda demi menegakkan agama Allah.
  • فِي اللهِ (karena Allah): semata-mata untuk mencari keridaan dan pertolongan Allah, bukan karena tujuan duniawi.
  • ظُلِمُوا (mereka dizalimi): mendapat siksaan, tekanan, dan pengusiran dari kaum kafir Quraisy di Mekah.
  • لَنُبَوِّئَنَّهُمْ (pasti Kami tempatkan mereka): janji Allah untuk memberikan tempat tinggal yang mulia dan baik.
  • حَسَنَةً (kebaikan/keadaan yang baik): kehidupan yang layak, kedudukan yang mulia, dan pertolongan Allah di dunia.

Tafsir Lengkap:

Ayat yang mulia ini turun sebagai pelipur lara dan kabar gembira bagi kaum muslimin yang harus meninggalkan kampung halaman mereka di Mekah karena tekanan dan siksaan kaum musyrik. Mereka diusir, disiksa, dan dipaksa meninggalkan harta serta keluarga tercinta hanya karena beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa orang-orang yang berhijrah di jalan Allah—setelah mereka dizalimi oleh kaum kafir—maka Allah pasti akan memberikan kepada mereka tempat tinggal yang baik di dunia ini. Dan benar, Allah menempatkan mereka di kota Madinah yang mulia, memberikan mereka keamanan, ketenangan, dan rezeki yang melimpah. Mereka yang tadinya tertindas menjadi mulia dan berkuasa; mereka yang tadinya miskin dan terusir, Allah cukupkan kebutuhan mereka dan memberikan mereka harta rampasan perang sebagai ganti dari apa yang mereka tinggalkan.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa balasan duniawi ini hanyalah sebagian kecil dari janji Allah. Sesungguhnya pahala akhirat jauh lebih besar dan lebih mulia, yaitu surga yang penuh kenikmatan abadi, keridaan Allah, dan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya. Inilah puncak kebahagiaan yang tidak bisa dibandingkan dengan segala kenikmatan dunia.

Allah kemudian berfirman: *"Seandainya mereka mengetahui"* — maksudnya, seandainya orang-orang yang enggan berhijrah dan ragu-ragu itu mengetahui dengan yakin betapa besar ganjaran dan kemuliaan yang Allah siapkan bagi para muhajirin, niscaya mereka tidak akan tertinggal barang sekejap pun dari berhijrah. Mereka akan berlomba-lomba menuju kebaikan ini dengan penuh semangat dan keikhlasan.

Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: bahwa setiap pengorbanan di jalan Allah tidak akan pernah sia-sia. Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya yang berjuang dan bersabar dalam keadaan rugi. Jika Allah menjanjikan kebaikan di dunia saja sudah begitu indah, maka bagaimana lagi dengan balasan di akhirat yang kekal dan abadi?

Saudaraku, hijrah bukan hanya sekadar perpindahan fisik, tetapi juga hijrah hati dari kemaksiatan menuju ketaatan, dari kelalaian menuju kesungguhan, dan dari cinta dunia menuju cinta akhirat. Mari kita jadikan semangat para sahabat yang rela meninggalkan segalanya demi Allah sebagai teladan. Jika mereka berkorban dengan harta dan kampung halaman, maka kita pun harus berani berkorban dengan meninggalkan kebiasaan buruk, lingkungan yang tidak baik, dan segala hal yang menghalangi kita dari ketaatan kepada Allah.

Yakinlah, siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebagaimana para sahabat mendapatkan kehormatan di dunia dan kemuliaan di akhirat, maka kita pun akan mendapatkan pertolongan dan kemudahan dari Allah jika kita benar-benar berjuang di jalan-Nya. Sungguh, janji Allah itu pasti dan tidak akan pernah diingkari.



📜 Ayat 39-43 — An-Nahl

39لِيُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي يَخْتَلِفُونَ فِيهِ وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّهُمْ كَانُوا كَاذِبِينَ
agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, agar orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta.
40إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ أَن نَّقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia.
41وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui,
42الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
(yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal.
43وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِي إِلَيْهِمْ ۚ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,
An-NahlIndeks Quran
128Ayat
MakkiyahRevelation
41Ayat

Terjemah — An-Nahl 41

Surat An-Nahl Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti…

Surat Ayat 41/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu