Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- صَبَرُوا (mereka bersabar): Menahan diri dari keluh kesah, menahan jiwa dari apa yang tidak disukai, serta istiqamah di atas ketaatan.
- يَتَوَكَّلُونَ (mereka bertawakal): Menyerahkan segala urusan kepada Allah semata, dengan keyakinan penuh bahwa Dialah yang mengatur segala sesuatu.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan sifat-sifat agung yang dimiliki oleh orang-orang yang berhijrah di jalan Allah. Mereka adalah hamba-hamba pilihan yang telah melalui ujian berat dengan penuh kesabaran. Mereka bersabar dalam tiga hal sekaligus: pertama, bersabar atas gangguan dan celaan kaum kafir yang terus-menerus menyakiti mereka; kedua, bersabar atas perpisahan dengan keluarga, harta benda, dan tanah kelahiran yang mereka cintai demi membela agama Allah; dan ketiga, bersabar dalam menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, bahkan bersabar atas takdir-takdir Allah yang terasa pahit.
Namun kesabaran mereka bukanlah kesabaran yang sia-sia. Mereka menggandengkan kesabaran dengan tawakal yang tulus. Mereka berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam setiap urusan, baik yang kecil maupun yang besar. Mereka meyakini bahwa Allah-lah yang mengatur segala sesuatu, dan kepada-Nya mereka memohon pertolongan serta perlindungan. Mereka tidak menggantungkan harapan kepada makhluk, tetapi hanya kepada Allah semata.
Karena kesabaran dan tawakal yang tulus inilah, Allah menganugerahkan kepada mereka kedudukan yang agung dan pahala yang berlimpah di sisi-Nya. Mereka layak mendapatkan surga yang penuh kenikmatan sebagai balasan atas pengorbanan dan keikhlasan mereka.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah formula kejayaan yang abadi: kesabaran yang dibarengi tawakal. Keduanya adalah sayap bagi seorang mukmin untuk terbang menuju keridhaan Allah. Ketika ujian datang silih berganti, ingatlah bahwa kesabaran adalah kuncinya. Dan ketika hati mulai gelisah memikirkan masa depan, ingatlah bahwa tawakal adalah obatnya.
Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang bersabar dan bertawakal. Seberat apa pun ujian yang kita hadapi, yakinlah bahwa Allah telah menyiapkan balasan yang jauh lebih indah. Maka, mari kita hiasi diri kita dengan dua sifat mulia ini. Sabar dalam ketaatan, sabar dalam menjauhi maksiat, sabar dalam menghadapi takdir, dan tawakal dalam setiap langkah kehidupan. Dengan itu, kita akan merasakan ketenangan hati yang hakiki dan meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang sabar dan bertawakal. Aamiin.
📜 Ayat 40-44 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 42
Surat An-Nahl Ayat 42 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka…Surat Ayat 42/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 40–44. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








