Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَاصِبًا: artinya tetap, terus-menerus, dan langgeng tanpa putus.
- الدِّينُ: maknanya di sini adalah ketaatan, ketundukan, dan keikhlasan beribadah.
- تَتَّقُونَ: artinya kalian takut dan berlindung diri.
Tafsir Ayat:
Milik Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi, baik sebagai ciptaan, kepemilikan, maupun pengaturan. Tidak ada satu pun makhluk pun yang lepas dari kekuasaan dan pengaturan-Nya. Dan hanya milik Allah-lah segala bentuk ketaatan, ketundukan, dan keikhlasan beribadah yang dilakukan secara terus-menerus dan langgeng, tanpa putus dan tanpa pamrih selain mengharap rida-Nya.
Setelah menegaskan hakikat ini, Allah mengajukan pertanyaan yang menggugah hati: "Apakah kalian takut dan berlindung kepada selain Allah?" Pertanyaan ini adalah bentuk pengingkaran dan kecaman. Sungguh tidak layak bagi seorang hamba yang meyakini bahwa segala sesuatu di langit dan di bumi adalah milik Allah, dan bahwa ketaatan serta ibadah hanyalah hak-Nya semata, lalu ia berpaling kepada selain-Nya untuk ditakuti atau disembah.
Maka, wahai hamba Allah, takutlah hanya kepada Allah semata. Karena hanya Dialah yang berkuasa memberi manfaat dan mudarat, hanya Dialah yang berhak diibadahi, dan hanya kepada-Nya tempat berlindung yang sebenar-benarnya. Ketakutan yang benar adalah ketakutan yang melahirkan ketaatan dan menjauhkan diri dari kemaksiatan, bukan ketakutan yang sia-sia kepada makhluk yang tidak mampu menolak bahaya maupun mendatangkan manfaat.
Pesan Dakwah:
Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan kebesaran Allah dan mengokohkan tauhid dalam hati. Betapa indahnya hidup ini jika kita hanya takut kepada Allah, karena dengan begitu hati kita menjadi tenang, tidak mudah goyah oleh ancaman makhluk, dan tidak pula silau oleh bujuk rayu dunia. Ketakutan kepada Allah adalah kunci ketakwaan, dan ketakwaan adalah bekal terbaik menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat bahwa segala sesuatu yang kita miliki, bahkan diri kita sendiri, hanyalah milik Allah. Maka, sudah sepantasnya kita mengarahkan ibadah, ketaatan, dan rasa takut hanya kepada-Nya. Dengan begitu, hidup kita akan terasa ringan, karena kita tidak lagi diperbudak oleh ketakutan kepada sesama makhluk. Sungguh, hanya kepada Allah tempat berlindung yang paling aman dan paling mulia.
📜 Ayat 50-54 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 52
Surat An-Nahl Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kepunyaan-Nya-lah segala apa yang ada di langit dan di…Surat Ayat 52/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








