Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ضَلَّ سَعْيُهُمْ: sia-sia dan hilang amal perbuatan mereka.
- يَحْسَبُونَ: mereka menyangka atau mengira dengan penuh keyakinan.
- صُنْعًا: perbuatan atau amalan yang mereka kerjakan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan keadaan golongan yang paling merugi di hari Kiamat kelak. Mereka adalah orang-orang yang seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia menjadi sia-sia dan tidak bernilai sedikit pun di sisi Allah, padahal mereka mengira bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah kebaikan yang sempurna dan akan mendatangkan manfaat bagi mereka.
Mereka ini adalah orang-orang musyrik dari kaummu (wahai Rasulullah) dan semua orang yang menempuh jalan kesesatan seperti mereka. Mereka menjalani hidup dengan penuh kesungguhan, bekerja keras, bahkan mungkin berkorban harta dan jiwa, namun semua itu dibangun di atas fondasi kekufuran dan kesesatan. Mereka tidak berpedoman kepada petunjuk Allah dan Rasul-Nya, tidak pula mengikuti kebenaran. Akibatnya, seluruh amal mereka tertolak dan hilang bagaikan debu yang berterbangan.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka tidak menyadari kesesatan mereka. Bahkan mereka merasa bangga dan ujub (kagum) terhadap amal perbuatan mereka sendiri. Mereka meyakini bahwa merekalah yang paling benar dan paling baik jalannya. Inilah puncak kebodohan dan kerugian, yaitu ketika seseorang tersesat namun merasa dirinya berada di atas petunjuk.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku seiman, ayat ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Bahwa amal perbuatan yang diterima di sisi Allah bukanlah sekadar banyaknya amal, tetapi yang terpenting adalah keikhlasan dan kesesuaian dengan syariat. Sebagaimana para ulama mengatakan: "Allah tidak melihat kepada amal kalian, tetapi Dia melihat kepada keikhlasan kalian dan kebenaran amal kalian."
Betapa banyak orang yang rajin beribadah, giat beramal, namun karena landasannya salah—baik karena syirik, riya', atau bid'ah—maka semua amalnya tertolak. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalan tersebut tertolak." (HR. Muslim)
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memperbaiki niat kita, mempelajari ilmu agama yang benar, dan mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ dalam setiap amalan kita. Jangan sampai kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini, yang bersungguh-sungguh namun sia-sia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus dan menerima segala amal ibadah kita. Aamiin.
📜 Ayat 102-106 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 104
Surat Al-Kahf Ayat 104 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini,…Surat Ayat 104/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 102–106. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








