Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بَرَزُوا (barazū): Muncul dan tampak di tempat terbuka (lapangan).
- أَفْرِغْ (afrigh): Tuangkanlah, curahkanlah.
- صَبْرًا (shabran): Kesabaran yang teguh dan tidak goyah.
- ثَبِّتْ أَقْدَامَنَا (tsabbit aqdāmanā): Kokohkan pendirian kami, teguhkan langkah kami (hati kami) agar tidak lari dari medan perang.
Tafsir:
Ketika Thalut dan pasukan mukmin yang setia bersamanya telah tampil di lapangan terbuka dan berhadapan langsung dengan pasukan Jalut yang sangat besar dan perkasa, mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa dahsyatnya kekuatan musuh. Namun, alih-alih gentar dan lari, mereka justru bersimpuh menghadap Allah dengan doa yang penuh ketundukan dan pengharapan. Mereka berkata: "Wahai Tuhan kami, curahkanlah kesabaran yang melimpah ke dalam hati kami, kokohkanlah pendirian dan langkah kami di medan perang, dan tolonglah kami dengan pertolongan-Mu atas kaum yang kafir."
Doa ini menunjukkan betapa dalamnya keyakinan mereka bahwa kemenangan tidak datang dari jumlah pasukan atau perlengkapan perang, melainkan dari pertolongan Allah semata. Mereka memohon tiga hal sekaligus: kesabaran yang dicurahkan, keteguhan hati, dan kemenangan atas musuh. Ini adalah pelajaran berharga bagi setiap mukmin — ketika menghadapi ujian dan musuh, hendaknya kita kembali kepada Allah dengan doa yang tulus, memohon kesabaran, keteguhan, dan pertolongan-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana para pejuang kebenaran itu tidak mengandalkan kekuatan diri mereka, melainkan berserah diri kepada Allah dengan doa yang begitu indah dan penuh makna. Mereka mengajarkan kita bahwa kesabaran adalah kunci utama dalam menghadapi segala ujian, dan keteguhan hati adalah benteng yang menjaga kita dari rasa takut dan putus asa.
Allah mencintai hamba-Nya yang berdoa dengan penuh keyakinan, sebagaimana firman-Nya: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu" (QS. Ghafir: 60). Maka, jadikanlah doa ini sebagai senjata dan perisai dalam setiap langkah hidupmu. Apapun tantangan yang engkau hadapi — baik dalam urusan agama, keluarga, pekerjaan, atau perjuangan menegakkan kebenaran — mohonlah kepada Allah agar dicurahkan kesabaran, diteguhkan pendirian, dan diberikan kemenangan.
Ingatlah, pertolongan Allah itu dekat bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bersabar. Sebagaimana Allah menolong Thalut dan pasukannya yang sedikit jumlahnya namun teguh imannya, demikian pula Allah akan menolongmu jika engkau bersungguh-sungguh berjuang di jalan-Nya dengan kesabaran dan ketakwaan. Jangan pernah merasa lemah dan jangan berputus asa, karena bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan.
📜 Ayat 248-252 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 250
Surat Al-Baqarah Ayat 250 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut…Surat Ayat 250/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 248–252. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








