Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Fahazamūhum (فَهَزَمُوهُمْ): Mereka mengalahkan mereka dengan telak.
- Jālūt (جَالُوتَ): Pemimpin pasukan musuh yang sangat kuat dan kejam.
- Al-Mulk (الْمُلْكَ): Kekuasaan dan kerajaan yang luas.
- Al-Ḥikmah (الْحِكْمَةَ): Kenabian dan pemahaman yang mendalam dalam agama serta kebijaksanaan dalam memutuskan perkara.
- Daf'u Allāh (دَفْعُ اللَّهِ): Pertolongan Allah dengan cara menjadikan sebagian manusia sebagai benteng untuk menolak keburukan dari sebagian yang lain.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengisahkan kepada kita bagaimana pasukan Thālūt yang beriman dan sabar itu akhirnya memperoleh kemenangan yang gemilang atas pasukan Jālūt yang jauh lebih besar dan kuat. Kemenangan itu bukanlah karena kekuatan bilangan atau persenjataan, melainkan semata-mata karena izin dan pertolongan Allah. Di tengah berkecamuknya peperangan, tampillah pemuda yang beriman dan pemberani, yaitu Dāwūd 'alaihissalām, yang dengan keberanian dan keyakinan yang teguh kepada Allah, berhasil mengalahkan dan membunuh Jālūt yang selama ini ditakuti oleh banyak orang. Ini adalah bukti nyata bahwa pertolongan Allah itu dekat bagi hamba-hamba-Nya yang ikhlas dan bertawakal.
Setelah peristiwa besar itu, Allah memberikan kepada Dāwūd 'alaihissalām karunia yang sangat agung, yaitu kerajaan (kekuasaan) dan hikmah (kenabian serta kebijaksanaan). Beliau menjadi raja yang adil dan sekaligus nabi yang bijaksana, memimpin kaumnya dengan syariat Allah. Allah juga mengajarkan kepadanya berbagai ilmu yang bermanfaat, termasuk kemampuan membuat baju besi yang kokoh untuk keperluan perang. Dāwūd 'alaihissalām tidak pernah meminta upah atas dakwahnya, bahkan beliau bekerja dengan tangannya sendiri dan makan dari hasil jerih payahnya. Ini adalah teladan yang sangat indah bagi kita: kekuasaan dan ilmu tidak membuat seseorang lupa diri, justru semakin dekat kepada Allah dan bermanfaat bagi umat.
Kemudian Allah menjelaskan sebuah sunnatullah (hukum alam) yang sangat penting dalam kehidupan ini: "Kalau bukan karena Allah menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini." Maknanya, Allah senantiasa menjaga keseimbangan alam ini dengan menjadikan orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan sebagai benteng untuk menahan kejahatan dan kerusakan yang dilakukan oleh orang-orang yang zalim. Jika Allah membiarkan orang-orang jahat dan kafir berkuasa tanpa ada perlawanan dari orang-orang beriman, maka bumi ini akan penuh dengan kezaliman, kerusakan, dan kehancuran. Namun, dengan rahmat dan keutamaan-Nya, Allah selalu memunculkan orang-orang yang berani menegakkan kebenaran dan melawan kebatilan. Sungguh, ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada seluruh alam. Maka dari itu, wahai saudaraku, janganlah pernah ragu untuk menjadi bagian dari orang-orang yang menegakkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, karena dengan itulah Allah menjaga bumi ini dari kehancuran. Dan ingatlah, semua ini adalah keutamaan dari Allah yang diberikan kepada seluruh makhluk-Nya, agar mereka bersyukur dan selalu berada di jalan yang diridhai-Nya.
📜 Ayat 249-253 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 251
Surat Al-Baqarah Ayat 251 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan…Surat Ayat 251/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 249–253. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








