Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Lā tajzī: Tidak dapat membayar, menebus, atau menggantikan.
- Syafā‘ah: Permintaan ampunan atau pertolongan dari pihak lain.
- ‘Adl: Tebusan atau fidyah (harta yang diberikan untuk menebus diri).
- Lā hum yunṣarūn: Tidak ada yang menolong atau melindungi mereka dari azab Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai Bani Israil, dan seluruh umat manusia! Takutlah kalian kepada hari kiamat, hari yang sangat dahsyat dan mengerikan. Pada hari itu, tidak seorang pun mampu membayar atau menebus dosa orang lain, walau dengan apa pun. Setiap jiwa akan berdiri sendiri di hadapan Allah, mempertanggungjawabkan amalnya masing-masing. Tidak ada ayah yang bisa menebus dosa anaknya, tidak ada anak yang bisa membayar kesalahan ibunya, tidak ada sahabat yang bisa menggantikan beban temannya. Semua hubungan duniawi terputus total.
Pada hari itu, tidak diterima syafaat atau permohonan ampun dari siapa pun untuk orang-orang kafir yang ingkar kepada Allah. Meskipun para malaikat, para nabi, atau orang-orang saleh memohonkan ampunan, semuanya tidak akan berguna bagi mereka yang mati dalam kekafiran. Syafaat hanya akan bermanfaat bagi orang-orang yang beriman dan mendapatkan izin dari Allah, bukan untuk mereka yang menolak kebenaran.
Begitu pula, tidak akan diterima tebusan apa pun, meskipun seseorang menawarkan emas dan perak sepenuh bumi untuk menebus dirinya dari azab. Semua harta kekayaan yang selama ini ia kumpulkan, semua kekuasaan yang pernah ia genggam, tidak akan mampu menyelamatkannya sedikit pun. Dan tidak ada satu pihak pun yang sanggup menolong atau melindungi mereka dari siksa Allah yang pedih.
Wahai saudaraku, renungkanlah! Jika pada hari itu tidak ada yang bisa menolong, tidak ada tebusan yang diterima, dan tidak ada syafaat yang berguna, lalu apa yang menjadi bekal kita? Bekal kita hanyalah iman dan amal saleh yang kita lakukan di dunia ini. Maka marilah kita bersegera menaati perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, agar kita termasuk golongan yang selamat dan berbahagia di hari yang tiada berguna harta dan anak-anak, kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu istiqamah di jalan-Nya.
📜 Ayat 46-50 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 48
Surat Al-Baqarah Ayat 48 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari…Surat Ayat 48/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 46–50. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








