Al-Qasas · 32/88
Terjemah Transliterasi — Al-Qasas
اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ ۖ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِن رَّبِّكَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ ۝٣٢
Usluk yadaka fee jaibika takhruj baidaaa`a min ghairi sooo`inw wadmum ilaika janaahaka minar rahbi fazaanika burhaanaani mir Rabbika ilaa Fiw`awna wa mala`ih; innahum kaanoo qawman faasiqeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia keluar putih tidak bercacat bukan karena penyakit, dan dekapkanlah kedua tanganmu (ke dada)mu bila ketakutan, maka yang demikian itu adalah dua mukjizat dari Tuhanmu (yang akan kamu hadapkan kepada Fir'aun dan pembesar-pembesarnya). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang fasik".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • اسْلُكْ : Masukkanlah.
  • جَيْبِكَ : Bukaan baju/kerah bajumu (kantong baju).
  • بَيْضَاءَ : Putih bersinar.
  • مِنْ غَيْرِ سُوءٍ : Tanpa penyakit atau cacat (bukan karena penyakit kusta/barash).
  • جَنَاحَكَ : Sayapmu, yang dimaksud adalah tanganmu.
  • الرَّهْبِ : Rasa takut.
  • بُرْهَانَانِ : Dua bukti/dua mukjizat yang nyata.
  • مَلَئِهِ : Para pembesar/pemuka kaumnya.
  • فَاسِقِينَ : Orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah, yakni kafir dan gemar berbuat maksiat.

Tafsir Ayat:

Wahai Musa, masukkanlah tanganmu ke dalam bukaan bajumu di bagian leher, kemudian keluarkanlah; niscaya tangan itu akan keluar dalam keadaan putih berkilau bagaikan salju, tanpa ada penyakit kusta atau cacat sedikit pun. Ini adalah mukjizat kedua bagimu. Dan apabila engkau merasa takut terhadap sesuatu, khususnya saat melihat ular besar dari tongkatmu atau hal-hal lain yang mengerikan, maka dekapkanlah tanganmu ke dadamu, niscaya rasa takut itu akan hilang dan hatimu menjadi tenang kembali.

Dua perkara yang telah Allah perlihatkan kepadamu ini — yaitu tongkat yang berubah menjadi ular besar dan tangan yang bersinar putih tanpa cacat — adalah dua bukti nyata dan dua mukjizat agung dari Tuhanmu, yang diutus khusus kepada Fir'aun dan para pemuka kaumnya. Sungguh, mereka adalah kaum yang telah keluar dari jalan kebenaran, kafir kepada Allah, dan tenggelam dalam perbuatan maksiat serta kesombongan.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana Allah Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan ketenangan kepada hamba-Nya yang beriman. Ketika Musa merasa takut, Allah tidak membiarkannya larut dalam ketakutan, melainkan memberinya solusi yang mudah: dekapkan tanganmu, niscaya rasa takut itu hilang. Begitulah kasih sayang Allah kepada hamba-Nya; Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian dalam menghadapi ujian.

Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa Allah selalu memberikan bukti-bukti kebenaran yang nyata kepada hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya. Sebagaimana Musa diberi dua mukjizat yang luar biasa untuk menghadapi Fir'aun yang zalim, maka setiap muslim yang berjuang menegakkan kebenaran akan selalu mendapat pertolongan dan bukti-bukti dari Allah sesuai dengan keadaannya.

Maka jadilah hamba yang dekat dengan Allah, niscaya Allah akan menghilangkan segala ketakutanmu dan memberikan ketenangan hati. Ingatlah, tidak ada rasa takut bagi orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Dan ketahuilah, bahwa kesombongan dan kezaliman seperti Fir'aun pasti akan hancur, sedangkan kebenaran yang dibawa oleh para nabi dan orang-orang beriman akan senantiasa menang. Mari kita jauhi sifat fasik dan maksiat, dan dekatkanlah diri kita kepada Allah dengan iman dan amal saleh, agar kita termasuk golongan yang selamat dan mendapat pertolongan-Nya di dunia dan akhirat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 30-34 — Al-Qasas

30فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ مِن شَاطِئِ الْوَادِ الْأَيْمَنِ فِي الْبُقْعَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ الشَّجَرَةِ أَن يَا مُوسَىٰ إِنِّي أَنَا اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: "Ya Musa, sesungguhnya aku adalah Allah, Tuhan semesta alam.
31وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَا مُوسَىٰ أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْ ۖ إِنَّكَ مِنَ الْآمِنِينَ
dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seolah-olah dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. (Kemudian Musa diseru): "Hai Musa datanglah kepada-Ku dan janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang aman.
32اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ ۖ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِن رَّبِّكَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ
Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia keluar putih tidak bercacat bukan karena penyakit, dan dekapkanlah kedua tanganmu (ke dada)mu bila ketakutan, maka yang demikian itu adalah dua mukjizat dari Tuhanmu (yang akan kamu hadapkan kepada Fir'aun dan pembesar-pembesarnya). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang fasik".
33قَالَ رَبِّ إِنِّي قَتَلْتُ مِنْهُمْ نَفْسًا فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Musa berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku, telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.
34وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي ۖ إِنِّي أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Dan saudaraku Harun dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku; sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku".
Al-QasasIndeks Quran
88Ayat
MakkiyahRevelation
32Ayat

Terjemah — Al-Qasas 32

Surat Al-Qasas Ayat 32 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia keluar putih tidak…

Surat Ayat 32/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 30–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu