Al-Qasas · 8/88
Terjemah Transliterasi — Al-Qasas
فَالْتَقَطَهُ آلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُونَ لَهُمْ عَدُوًّا وَحَزَنًا ۗ إِنَّ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا كَانُوا خَاطِئِينَ ۝٨
Faltaqatahooo Aalu Fir`awna li yakoona lahum `aduwwanw wa hazanaa; inna Fir`awna wa Haamaana wa junooda humaa kaanoo khaati`een
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • فَالْتَقَطَهُ (maka ia dipungut): Bermakna menemukan sesuatu tanpa sengaja dan tanpa dicari. Di sini berarti keluarga Fir'aun menemukan dan mengambil bayi Musa dari sungai.
  • آلُ فِرْعَوْنَ (keluarga Fir'aun): Pengikut, pembantu, dan orang-orang dekat Fir'aun.
  • عَدُوًّا (musuh): Lawan yang memusuhi.
  • حَزَنًا (kesedihan): Sesuatu yang menyebabkan duka dan nestapa.
  • خَاطِئِينَ (orang-orang yang berbuat salah): Orang-orang yang keliru dan berdosa karena kekufuran dan kezaliman mereka.

Tafsir Ayat:

Setelah ibu Musa mengikuti ilham dari Allah—ia menyusui bayinya dengan tenang, lalu ketika takut akan bahaya, ia meletakkan bayinya dalam sebuah peti dan menghanyutkannya ke sungai Nil—maka takdir Allah pun berjalan. Keluarga Fir'aun menemukan peti itu dan memungut bayi yang ada di dalamnya. Mereka membawanya dengan penuh kegembiraan, mengira bahwa anak ini akan menjadi kesenangan bagi mereka. Namun, Allah telah menentukan sebaliknya: bayi yang mereka pungut ini justru akan menjadi musuh yang memporak-porandakan kerajaan mereka dan menjadi sumber kesedihan yang tiada tara bagi mereka. Sungguh, apa yang mereka anggap sebagai rezeki tak terduga itu ternyata adalah bencana besar yang akan menghancurkan keangkuhan mereka.

Inilah bukti nyata bahwa rencana Allah melampaui segala tipu daya manusia. Fir'aun dan Haman beserta seluruh bala tentaranya telah berbuat keliru dan berdosa besar—mereka membunuh ribuan bayi laki-laki Bani Israil karena takut akan lahirnya seorang anak yang akan meruntuhkan kekuasaan mereka. Namun justru dari celah yang mereka sangka aman, datanglah kebinasaan mereka. Anak yang mereka bunuh-bunuh itu ternyata tumbuh di istana mereka sendiri, dalam pengawasan mereka, dan pada akhirnya menjadi sebab kehancuran mereka.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa agungnya kekuasaan Allah! Fir'aun membangun sistem pembunuhan bayi yang kejam demi melindungi kerajaannya, tetapi Allah mengirim bayi yang ditakutinya itu justru ke pangkuan musuhnya sendiri. Fir'aun memberi makan, membesarkan, dan mendidik orang yang kelak akan menjadi musuh terbesarnya. Sungguh, tidak ada yang dapat menghalangi ketetapan Allah. Ketika Allah menghendaki sesuatu, maka semua sebab akan tunduk kepada kehendak-Nya.

Ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang mendalam: jangan pernah takut terhadap tipu daya manusia, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana keluarga Fir'aun memungut bayi Musa dengan penuh harapan, namun Allah menjadikan punggutan itu sebagai awal kehancuran mereka. Maka hendaknya kita selalu bertawakal kepada Allah dalam setiap keadaan, karena Dia-lah sebaik-baik perencana dan sebijaksana-bijaksananya pengatur urusan hamba-Nya.

Dan renungkanlah: betapa Allah menjaga hamba-Nya yang beriman. Bayi yang tak berdaya itu dijaga oleh Allah, dipertemukan dengan ibunya kembali, dan diangkat menjadi nabi yang mulia. Maka janganlah engkau bersedih atas ujian yang menimpamu, karena di balik setiap kesulitan pasti ada pertolongan Allah yang tidak pernah terlambat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 6-10 — Al-Qasas

6وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَنُرِيَ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا مِنْهُم مَّا كَانُوا يَحْذَرُونَ
dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir'aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu.
7وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ أُمِّ مُوسَىٰ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي ۖ إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ
Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.
8فَالْتَقَطَهُ آلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُونَ لَهُمْ عَدُوًّا وَحَزَنًا ۗ إِنَّ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا كَانُوا خَاطِئِينَ
Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.
9وَقَالَتِ امْرَأَتُ فِرْعَوْنَ قُرَّتُ عَيْنٍ لِّي وَلَكَ ۖ لَا تَقْتُلُوهُ عَسَىٰ أَن يَنفَعَنَا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَدًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Dan berkatalah isteri Fir'aun: "(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak", sedang mereka tiada menyadari.
10وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوسَىٰ فَارِغًا ۖ إِن كَادَتْ لَتُبْدِي بِهِ لَوْلَا أَن رَّبَطْنَا عَلَىٰ قَلْبِهَا لِتَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).
Al-QasasIndeks Quran
88Ayat
MakkiyahRevelation
8Ayat

Terjemah — Al-Qasas 8

Surat Al-Qasas Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang akibatnya dia menjadi…

Surat Ayat 8/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu