Terjemah — Tafsir
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَّا يَجْزِي وَالِدٌ عَن وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِ شَيْئًا ۚ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ
معاني الكلمات:
- اتَّقُوا: خافوا الله وأطيعوه بامتثال أوامره واجتناب نواهيه.
- لَا يَجْزِي: لا يغني ولا يقضي ولا يدفع.
- الْغَرُورُ: الشيطان الذي يخدع الناس ويطمّعهم فيما لا يحصل، أو كل ما يغرّ الإنسان من زخرف الدنيا.
تفسير الآية الكريمة:
Wahai seluruh umat manusia! Bertakwalah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan dan memelihara kalian, dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan takutlah kalian kepada hari kiamat, yaitu hari yang sangat dahsyat, di mana pada hari itu seorang ayah tidak mampu menolong anaknya sedikit pun, dan seorang anak pun tidak mampu memberikan pertolongan kepada ayahnya. Setiap jiwa akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya sendiri-sendiri. Tidak ada satu pun yang dapat menggantikan yang lain, sekalipun mereka adalah keluarga terdekat.
Sungguh, janji Allah tentang hari pembalasan itu adalah benar dan pasti terjadi, tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Maka janganlah sekali-kali kalian tertipu oleh kehidupan dunia beserta segala perhiasannya, kemewahannya, dan kesenangannya yang sementara, sehingga kalian melupakan akhirat yang kekal. Dan janganlah kalian tertipu oleh setan yang selalu membisikkan kepada kalian bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, lalu kalian berani berbuat maksiat dan menunda-nunda taubat. Sungguh, setan itu sangat pandai memperdaya manusia dengan nama Allah, menjanjikan ampunan padahal kalian terus bergelimang dalam dosa.
Wahai saudaraku seiman, renungkanlah! Hari kiamat adalah hari yang pasti datang, di mana seluruh ikatan duniawi terputus sama sekali. Tidak ada ayah yang bisa membela anaknya, tidak ada anak yang bisa menolong ayahnya. Saat itu yang berlaku hanyalah keadilan Allah yang Maha Sempurna. Maka jadikanlah ketakutan akan hari itu sebagai pendorong untuk senantiasa beramal saleh dan meninggalkan segala larangan Allah.
Ketahuilah bahwa kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu. Ia laksana bayangan yang akan sirna, atau seperti bunga yang akan layu. Janganlah kalian terpedaya oleh gemerlapnya dunia yang sementara ini, karena akhirat adalah kehidupan yang sebenarnya dan kekal abadi. Allah Ta'ala berfirman dalam hadits qudsi: "Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku." Maka berbaik sangkalah kepada Allah dengan cara yang benar, yaitu dengan memperbanyak taubat dan amal saleh, bukan dengan terus berbuat dosa namun mengharap ampunan.
Dan waspadalah terhadap tipu daya setan yang selalu berusaha menjerumuskan manusia. Ia berkata: "Berbuat dosalah, nanti Allah akan mengampunimu." Padahal ini adalah tipuan yang sangat berbahaya. Sesungguhnya orang yang berakal adalah yang menjadikan dunia sebagai ladang untuk menuai hasil di akhirat. Ia tidak tertipu oleh keindahan dunia yang fana, dan tidak pula tertipu oleh bisikan setan yang menyesatkan.
Semoga Allah Ta'ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, yang senantiasa waspada terhadap tipu daya dunia dan setan, serta selalu berharap akan rahmat dan ampunan Allah dengan cara yang diridhai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 31-34 — Luqman
Terjemah — Luqman 33
Surat Luqman Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang…Surat Ayat 33/34 — Luqman لقمان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Luqman Dengarkan, Luqman Terjemah, Luqman mp3, Luqman pdf. Ayat 31–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








