Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تَتَجَافَى : Terangkat dan menjauh.
- جُنُوبُهُمْ : Lambung mereka (bagian tubuh yang bersandar saat tidur).
- الْمَضَاجِعِ : Tempat tidur, ranjang, atau pembaringan.
- خَوْفًا وَطَمَعًا : Karena takut (akan azab Allah) dan berharap (akan rahmat serta pahala-Nya).
- يُنفِقُونَ : Mereka menginfakkan dan membelanjakan harta.
Tafsir Lengkap:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan keadaan hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa dengan sifat yang sangat indah dan mengagumkan. Mereka adalah orang-orang yang lambungnya terangkat dari tempat tidurnya di malam hari. Maksudnya, mereka meninggalkan kehangatan dan kenyamanan tidur di atas ranjang yang empuk, lalu bangkit untuk berdiri menghadap Allah dalam shalat malam (tahajud). Mereka tidak larut dalam kelezatan tidur, tetapi lebih memilih kelezatan bermunajat kepada Rabb mereka di saat manusia lain terlelap.
Mereka menyeru dan berdoa kepada Rabb mereka dalam keadaan antara takut dan penuh harap. Takut akan azab dan siksa Allah jika mereka lalai, serta berharap akan rahmat, ampunan, dan pahala yang besar dari-Nya. Inilah keseimbangan yang sempurna dalam beribadah: hati yang bergetar karena takut dan jiwa yang bergelora karena harapan.
Tidak hanya beribadah dengan badan dan hati, mereka juga menginfakkan sebagian dari rezeki yang telah Allah berikan kepada mereka. Mereka membelanjakan harta di jalan kebaikan, bersedekah, dan menunaikan hak-hak Allah serta hak-hak sesama. Dengan demikian, ibadah mereka menyeluruh: shalat untuk Allah, doa untuk Allah, dan harta pun untuk Allah.
Sungguh, inilah gambaran orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka tidak diperbudak oleh nikmat dunia, tetapi justru menjadikan dunia sebagai ladang akhirat. Tidur mereka berkurang, tetapi pahala mereka bertambah. Harta mereka berkurang karena diinfakkan, tetapi keberkahan dan balasan dari Allah jauh lebih besar dan kekal.
Wahai saudaraku, renungkanlah! Betapa indahnya kehidupan orang-orang yang mampu bangun di sepertiga malam yang terakhir, bersujud dan bermunajat kepada Allah. Saat itu, Allah turun ke langit dunia dan menawarkan ampunan serta mengabulkan doa. Tidur yang hilang beberapa jam akan diganti dengan ketenangan hati yang tidak ternilai. Harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan pernah menjadi rugi, karena Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda hingga 700 kali lipat, bahkan lebih.
Marilah kita berusaha untuk meneladani sifat-sifat mulia ini sedikit demi sedikit. Mulailah dengan shalat malam walau hanya dua rakaat, dan bersedekahlah walau hanya sedikit. Karena Allah tidak melihat besar kecilnya amal, tetapi melihat keikhlasan dan kesungguhan hati. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang disebutkan dalam ayat ini, dan mempertemukan kita dengan mereka di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — As-Sajdah
Terjemah — As-Sajdah 16
Surat As-Sajdah Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa…Surat Ayat 16/30 — As-Sajdah السجدة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Sajdah Dengarkan, As-Sajdah Terjemah, As-Sajdah mp3, As-Sajdah pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








