Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِيَجْزِيَ : agar memberi balasan.
- الصَّادِقِينَ : orang-orang yang benar dalam keimanan dan menepati janji.
- بِصِدْقِهِمْ : disebabkan kebenaran dan keteguhan mereka.
- الْمُنَافِقِينَ : orang-orang munafik yang menyembunyikan kekufuran dan menampakkan keislaman.
- أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ : atau menerima tobat mereka dengan memberi taufik untuk bertobat.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ menjelaskan hikmah dan tujuan di balik ujian berat yang menimpa kaum mukminin pada Perang Ahzab, yaitu agar Allah memberikan balasan yang sempurna kepada orang-orang yang jujur dalam keimanan dan kesetiaan mereka. Mereka adalah hamba-hamba yang teguh di atas kebenaran, tidak goyah oleh ancaman musuh, dan tetap menepati janji mereka kepada Allah meskipun menghadapi cobaan yang sangat sulit. Mereka inilah yang akan memperoleh pahala yang mulia dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah.
Adapun orang-orang munafik yang selalu ragu-ragu dan menyembunyikan kekufuran dalam hati mereka, maka Allah akan memperlakukan mereka sesuai dengan keadilan dan hikmah-Nya. Jika Allah menghendaki, Dia akan membiarkan mereka terus berada dalam kemunafikan hingga mereka mati dalam keadaan kufur, sehingga mereka berhak menerima azab yang pedih di akhirat kelak. Namun jika Allah menghendaki, Dia akan membukakan pintu tobat bagi mereka, memberi mereka taufik untuk kembali kepada iman, dan menerima tobat mereka dengan rahmat-Nya yang luas.
Sungguh, Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Rahmat-Nya meliputi segala sesuatu, dan pintu tobat-Nya senantiasa terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada-Nya, betapa pun besarnya dosa yang telah dilakukan. Ini adalah kabar gembira yang sangat agung bagi setiap hamba yang berbuat salah, agar tidak berputus asa dari rahmat Allah.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa kejujuran dan keteguhan iman adalah kunci kebahagiaan. Allah tidak pernah menyia-nyiakan kesabaran dan kejujuran hamba-Nya, sekecil apa pun pengorbanan yang kita lakukan di jalan-Nya. Setiap tetes keringat, setiap kesulitan yang kita hadapi karena mempertahankan keimanan, semuanya dicatat dan akan diganjar dengan balasan yang terbaik.
Di sisi lain, ayat ini juga mengajarkan kita tentang luasnya rahmat Allah. Betapa pun dalamnya dosa seseorang, selama ia masih hidup dan berniat untuk bertobat, maka Allah akan menerima tobatnya. Jangan pernah merasa jauh dari Allah, karena Allah lebih dekat kepada kita daripada urat leher kita sendiri. Marilah kita selalu jujur dalam perkataan dan perbuatan, jujur kepada Allah, jujur kepada sesama, dan jujur kepada diri sendiri. Karena kejujuran akan mengantarkan kita kepada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkan kita ke surga.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang jujur dan istiqamah di atas kebenaran, serta menjauhkan kita dari sifat munafik yang merusak amal. Aamiin.
📜 Ayat 22-26 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 24
Surat Ayat 24/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 22–26. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








