Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Qurā ẓāhiratan: Negeri-negeri yang tampak jelas dan saling berdekatan, sehingga dari satu negeri dapat terlihat negeri lainnya.
- Qaddarnā fīhā as-sair: Kami menentukan jarak perjalanan di antara negeri-negeri itu dengan ukuran yang mudah dan teratur.
- Āminīn: Dalam keadaan aman, tidak ada rasa takut dari musuh, kelaparan, maupun kehausan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang nikmat-Nya yang agung yang pernah diberikan kepada kaum Saba' di Yaman. Di antara nikmat itu, Allah menjadikan antara negeri mereka dan negeri-negeri yang diberkahi—yakni negeri Syam yang penuh dengan keberkahan air, pepohonan, dan hasil bumi—terdapat sederetan negeri-negeri yang saling berdekatan. Jarak antara satu negeri dengan negeri lainnya begitu dekat, sehingga dari satu negeri orang dapat melihat negeri berikutnya. Ini memudahkan perjalanan mereka, karena setiap kali mereka berangkat dari satu tempat, mereka segera sampai ke tempat berikutnya tanpa kelelahan yang berarti.
Allah juga menentukan jarak perjalanan di antara negeri-negeri itu dengan ukuran yang pas dan teratur—setengah hari perjalanan untuk berangkat dan setengah hari untuk kembali. Mereka dapat berhenti di setiap negeri untuk beristirahat, minum, dan memenuhi kebutuhan mereka. Kemudian Allah berfirman kepada mereka: "Berjalanlah kalian di negeri-negeri ini dengan aman, baik di malam hari maupun di siang hari, tanpa rasa takut dari musuh, kelaparan, atau kehausan."
Ini adalah undangan dari Allah kepada mereka untuk menikmati rezeki-Nya yang melimpah dan merasakan keamanan yang sempurna. Namun, sayangnya, mereka tidak mensyukuri nikmat yang begitu besar ini. Mereka justru merasa bosan dengan perjalanan yang terlalu dekat dan meminta agar jarak perjalanan mereka dijauhkan. Akibatnya, Allah mencabut nikmat tersebut dan menggantinya dengan bencana banjir yang dahsyat.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah tidak hanya memberikan rezeki, tetapi juga memudahkan jalan untuk mendapatkannya. Keamanan dan kemudahan adalah dua nikmat yang sering kali tidak kita sadari nilainya sampai kita kehilangannya.
Renungkanlah: betapa banyak di sekitar kita fasilitas yang Allah sediakan—jalan yang mulus, negeri yang aman, makanan yang melimpah—semua itu adalah undangan Allah agar kita beribadah kepada-Nya dengan tenang dan bersyukur atas segala karunia-Nya. Maka, janganlah kita termasuk golongan yang bosan dengan nikmat dan menginginkan hal-hal yang justru membawa kesulitan.
Allah mencintai hamba-Nya yang pandai bersyukur. Dengan bersyukur, nikmat akan bertambah dan keberkahan akan melimpah. Sebaliknya, mengingkari nikmat adalah pintu datangnya azab. Mari kita jadikan setiap nikmat yang kita rasakan sebagai pengingat untuk semakin dekat kepada Allah, memperbanyak ibadah, dan berbagi kebaikan dengan sesama. Karena sesungguhnya, di balik setiap kemudahan yang Allah berikan, ada ujian: apakah kita menjadi hamba yang bersyukur atau justru lalai.
📜 Ayat 16-20 — Saba
Terjemah — Saba 18
Surat Saba Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami…Surat Ayat 18/54 — Saba سبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Saba Dengarkan, Saba Terjemah, Saba mp3, Saba pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








