Az-Zumar · 39/75
Terjemah Transliterasi — Az-Zumar
قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۝٣٩
Qul yaa qawmi`maloo `alaa makaanatikum innee `aamilun fasawfa ta`lamoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ: Artinya, tetaplah beramal sesuai dengan keadaan, keyakinan, dan jalan hidup kalian yang telah kalian pilih dan yakini.
  • إِنِّي عَامِلٌ: Sesungguhnya aku pun akan terus beramal sesuai dengan keyakinan dan jalan hidupku yang telah diperintahkan kepadaku.

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada kaummu yang menentang kebenaran: "Wahai kaumku, teruskanlah beramal sesuai dengan keadaan dan keyakinan yang telah kalian pilih sendiri, yaitu kesyirikan dan kekufuran kepada Allah. Kalian merasa nyaman dan mantap dengan jalan tersebut, maka silakan kalian lakukan. Adapun aku, maka aku akan terus beramal di atas jalanku yang telah diperintahkan oleh Tuhanku, yaitu berdakwah kepada keesaan Allah, mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya, dan mengikuti petunjuk-Nya dalam setiap perkataan dan perbuatanku. Kelak kalian akan mengetahui dengan pasti, siapakah di antara kita yang akan mendapatkan azab yang menghinakan di dunia dan siksaan yang kekal di akhirat. Saat itu kalian akan menyesali pilihan kalian, tetapi penyesalan itu tidak lagi berguna."

Ayat ini mengandung ancaman yang tegas namun disampaikan dengan gaya yang tenang dan penuh hikmah. Nabi diperintahkan untuk bersikap tegas dalam prinsip, namun tetap santun dalam menyampaikan. Beliau tidak memaksa, tetapi memberikan kebebasan kepada kaumnya untuk memilih jalan masing-masing, seraya menegaskan bahwa setiap orang akan menuai akibat dari pilihannya sendiri.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku, perhatikanlah keindahan sikap Nabi ﷺ dalam berdakwah. Beliau tidak pernah memaksa, tidak pernah marah ketika ditolak, dan tidak pernah berputus asa. Beliau hanya menyampaikan kebenaran dengan jelas, kemudian menyerahkan urusan kepada Allah. Inilah teladan bagi kita dalam berdakwah: sampaikan kebenaran dengan hikmah, bersikap teguh pada prinsip, dan jangan pernah ragu bahwa Allah akan membuktikan kebenaran hamba-hamba-Nya.

Ketahuilah bahwa setiap amal akan dipertanggungjawabkan. Orang yang beramal di atas kesyirikan dan kemaksiatan akan menuai kehinaan di dunia dan azab yang kekal di akhirat. Sebaliknya, orang yang beramal di atas keikhlasan dan ketaatan akan menuai kemuliaan di dunia dan kebahagiaan abadi di surga. Maka, marilah kita renungkan: jalan manakah yang sedang kita tempuh saat ini? Semoga Allah senantiasa meneguhkan kita di atas jalan kebenaran dan menjauhkan kita dari jalan yang sesat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 37-41 — Az-Zumar

37وَمَن يَهْدِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّضِلٍّ ۗ أَلَيْسَ اللَّهُ بِعَزِيزٍ ذِي انتِقَامٍ
Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab?
38وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ۚ قُلْ أَفَرَأَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ ۚ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ ۖ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ
Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku". Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.
39قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,
40مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيمٌ
siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal".
41إِنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ
Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.
Az-ZumarIndeks Quran
75Ayat
MakkiyahRevelation
39Ayat

Terjemah — Az-Zumar 39

Surat Az-Zumar Ayat 39 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan…

Surat Ayat 39/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 37–41. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu