Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata Penting:
- اتَّقُوا: Takutlah kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
- نَفْسٍ وَاحِدَةٍ: Satu jiwa, yaitu Nabi Adam 'alaihissalam.
- زَوْجَهَا: Pasangannya, yaitu Siti Hawa yang diciptakan dari tulang rusuk Adam.
- بَثَّ: Menyebarkan dan memperbanyak keturunan.
- تَسَاءَلُونَ بِهِ: Kalian saling meminta dan bersumpah dengan menyebut nama Allah, seperti ucapan "Aku memintamu demi Allah".
- الْأَرْحَامَ: Hubungan kekerabatan/keluarga (rahim). Maksudnya: bertakwalah kepada Allah dalam urusan silaturahmi, jangan memutuskannya.
- رَقِيبًا: Maha Mengawasi dan Maha Mengetahui segala sesuatu, tidak ada yang luput dari pengawasan-Nya.
Tafsir Lengkap:
Wahai seluruh umat manusia, baik yang beriman maupun yang belum beriman! Bertakwalah kepada Tuhan kalian, yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala. Takwa adalah benteng perlindungan yang paling kokoh bagi seorang hamba. Ia adalah cahaya yang menerangi jalan hidup, penenang hati di saat gelisah, dan bekal terbaik untuk perjalanan menuju akhirat. Renungkanlah kebesaran Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa, yaitu Nabi Adam 'alaihissalam. Dari dirinyalah Allah menciptakan pasangannya, Siti Hawa, sebagai penenang hati dan teman hidup. Dari keduanya, Allah menyebarkan keturunan yang sangat banyak, laki-laki dan perempuan, hingga tersebar ke seluruh penjuru bumi. Sungguh, ini adalah bukti kekuasaan Allah yang Maha Agung dan rahmat-Nya yang melimpah. Jika kalian mampu merenungkan asal-usul penciptaan ini, niscaya hati kalian akan dipenuhi rasa syukur dan takut untuk bermaksiat kepada-Nya.
Kemudian Allah mengulangi perintah takwa dengan penekanan yang lebih khusus: "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kalian saling meminta." Ketika kalian meminta sesuatu kepada sesama, kalian berkata, "Aku memintamu demi Allah." Maka ingatlah selalu keagungan nama-Nya. Jangan pernah merusak kepercayaan dan persaudaraan yang dibangun di atas nama Allah. Dan yang tidak kalah pentingnya, bertakwalah kepada Allah dalam urusan *arham* (hubungan kekerabatan). Jagalah silaturahmi, sambunglah tali kasih sayang dengan orang tua, kerabat, dan sanak saudara. Jangan sekali-kali memutuskan hubungan keluarga, karena memutus silaturahmi adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah dan menjadi sebab sempitnya rezeki serta jauhnya dari rahmat-Nya.
Ketahuilah, sesungguhnya Allah selalu mengawasi kalian. Tidak ada satu pun perbuatan, perkataan, bahkan bisikan hati yang luput dari pengetahuan-Nya. Dia Maha Melihat amal-amal kalian, Maha Mendengar ucapan kalian, dan Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam dada. Karena itu, jadikanlah kesadaran akan pengawasan Allah ini sebagai pengendali diri. Setiap kali engkau ingin berbuat dosa, ingatlah bahwa Allah sedang melihatmu. Setiap kali engkau ingin memutuskan silaturahmi, ingatlah bahwa Allah akan membalas perbuatanmu. Dengan takwa, hidupmu akan teratur, hatimu akan tenang, dan masyarakatmu akan dipenuhi kasih sayang. Marilah kita jadikan ayat yang agung ini sebagai pedoman hidup, agar kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 1-3 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 1
Surat An-Nisa Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu…Surat Ayat 1/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








