Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata-Kata Penting:
- لَا تَغْلُوا (Jangan melampaui batas): Jangan berlebih-lebihan dan melampaui batas dalam beragama.
- الْغُلُوّ (Ghuluw): Sikap berlebihan dalam keyakinan dan ibadah yang melampaui ketentuan syariat.
- كَلِمَتُهُ (Kalimat-Nya): Firman Allah yang menjadi sebab penciptaan Nabi Isa, yaitu firman "Kun" (Jadilah).
- رُوحٌ مِنْهُ (Ruh dari-Nya): Ruh yang diciptakan oleh Allah dan dihembuskan kepada Maryam melalui perantaraan Malaikat Jibril, sebagai bentuk kemuliaan bagi Nabi Isa.
- ثَلَاثَةٌ (Tiga): Keyakinan Trinitas yang dianut oleh kaum Nasrani, yaitu Allah, Isa, dan Roh Kudus.
Tafsir Ayat:
Wahai Ahlul Kitab, khususnya kaum Nasrani! Janganlah kalian melampaui batas dalam urusan agama kalian, dan janganlah kalian berkata tentang Allah kecuali dengan perkataan yang benar. Janganlah kalian menisbatkan kepada Allah sesuatu yang tidak layak bagi keagungan-Nya, seperti menganggap Dia memiliki istri atau anak.
Sesungguhnya Al-Masih, Isa putra Maryam, hanyalah seorang utusan Allah yang diutus dengan kebenaran. Dia diciptakan dengan kalimat Allah, yaitu firman-Nya "Kun" (Jadilah), maka jadilah ia. Kalimat ini disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Maryam atas perintah Allah. Isa juga merupakan ruh yang diciptakan oleh Allah dan ditiupkan kepada Maryam sebagai bentuk kemuliaan dan kehormatan baginya. Isa bukanlah Tuhan, bukan pula anak Tuhan, melainkan hamba dan utusan Allah yang mulia.
Maka berimanlah kalian kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dengan iman yang benar, tanpa membeda-bedakan antara satu rasul dengan rasul lainnya. Dan janganlah kalian mengatakan bahwa Tuhan itu tiga (Trinitas). Hentikanlah ucapan yang batil dan sesat ini, karena berhenti dari keyakinan tersebut adalah kebaikan yang besar bagi kalian di dunia dan di akhirat.
Sesungguhnya Allah hanyalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Maha Suci Allah dari memiliki anak. Dialah pemilik segala apa yang ada di langit dan di bumi, semuanya adalah ciptaan dan milik-Nya. Bagaimana mungkin Dia memiliki anak dari makhluk-Nya sendiri? Cukuplah Allah sebagai Pelindung dan Pengurus segala urusan hamba-hamba-Nya, maka bertawakallah kepada-Nya dan serahkanlah segala urusan kalian kepada-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kemurnian akidah Islam. Allah memanggil Ahlul Kitab dengan panggilan yang penuh kasih sayang, "Yaa Ahlal Kitab", untuk mengingatkan mereka agar kembali kepada kebenaran. Ini menunjukkan betapa Islam menghormati para penganut kitab suci sebelumnya, namun tetap meluruskan penyimpangan yang terjadi.
Marilah kita renungkan: betapa agungnya Allah yang menciptakan Nabi Isa tanpa seorang ayah, sebagai bukti kekuasaan-Nya yang tiada batas. Namun, kaum Nasrani justru menjadikan peristiwa ini sebagai alasan untuk mengangkat Isa menjadi Tuhan. Padahal, Isa sendiri adalah hamba yang taat kepada Allah, berdoa dan bersujud kepada-Nya.
Sebagai umat Islam, kita harus menjaga kemurnian tauhid kita. Jangan sampai kita terjerumus dalam perbuatan syirik, baik yang nyata maupun yang tersembunyi. Jauhilah sikap berlebihan dalam beragama, karena sikap ghuluw inilah yang telah menyesatkan umat-umat terdahulu. Berpeganglah pada Al-Qur'an dan Sunnah, niscaya kita akan selamat di dunia dan akhirat.
Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita dalam keimanan yang lurus dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 169-173 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 171
Surat An-Nisa Ayat 171 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan…Surat Ayat 171/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 169–173. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








