Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَتَحَاجُّونَ: Saling berbantah-bantahan dan bertengkar.
- الضُّعَفَاءُ: Orang-orang yang lemah dan rendah kedudukannya, yaitu para pengikut.
- اسْتَكْبَرُوا: Orang-orang yang sombong dan angkuh, yaitu para pemimpin dan pembesar mereka.
- تَبَعًا: Pengikut yang patuh dan tunduk.
- مُغْنُونَ: Orang yang mampu menghindarkan atau membebaskan.
- نَصِيبًا: Bagian atau bahagian.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, ingatlah dan sampaikanlah kepada kaummu tentang suatu hari yang sangat mengerikan, yaitu hari ketika seluruh penghuni neraka saling berbantah-bantahan dan bertengkar di dalam api neraka. Pada saat itu, orang-orang yang lemah dan rendah kedudukannya di dunia—yaitu para pengikut yang dahulu hanya mengikuti pemimpin-pemimpin mereka tanpa berpikir—berkata kepada orang-orang yang sombong dan angkuh, yaitu para pembesar dan pemimpin mereka yang telah menyesatkan mereka:
"Wahai para pemimpin kami, sesungguhnya kami dahulu di dunia adalah pengikut-pengikut setia kalian. Kami patuh dan taat kepada perintah kalian, kami ikuti jejak kalian dalam kesesatan dan kemaksiatan. Maka sekarang, demi apa yang telah kami lakukan untuk kalian, apakah kalian sanggup menghindarkan dan membebaskan kami dari sebagian azab api neraka ini? Tolonglah kami, wahai para pemimpin kami, dengan menanggung sebagian siksa yang kami alami!"
Namun, sungguh mustahil permintaan itu akan dikabulkan. Sebab, pada hari itu setiap jiwa akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mampu menolong orang lain dari azab Allah. Inilah penyesalan yang tiada berguna, karena semuanya telah terlambat.
Pelajaran dan Nasihat:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Bahwa mengikuti pemimpin atau tokoh tanpa dasar ilmu dan kebenaran adalah kebinasaan yang nyata. Orang-orang yang menyesatkan dan orang-orang yang mengikuti kesesatan akan sama-sama masuk neraka, dan di sana mereka saling menyalahkan, namun penyesalan itu tidak lagi bermanfaat.
Oleh karena itu, wahai saudaraku, jadilah pribadi yang cerdas dan kritis. Jangan pernah mengikuti seseorang secara membabi buta, baik dalam urusan agama maupun dunia, sebelum kita mengetahui kebenaran dan dalilnya. Allah telah memberikan akal kepada kita untuk berpikir, dan Al-Qur'an serta sunnah sebagai pedoman hidup. Maka, pelajarilah agama dengan benar, dan jangan biarkan diri kita menjadi pengikut yang buta, karena kelak kita akan menyesal di tempat yang tidak ada lagi kesempatan untuk kembali.
Semoga Allah senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari siksa neraka. Aamiin.
📜 Ayat 45-49 — Gafir
Terjemah — Gafir 47
Surat Gafir Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang…Surat Ayat 47/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








