Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- النَّارُ: api neraka.
- يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا: mereka diperlihatkan atau dihadapkan kepadanya (api neraka).
- غُدُوًّا وَعَشِيًّا: pada waktu pagi dan petang (setiap hari).
- يَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ: pada hari terjadinya kiamat (hari kebangkitan).
- أَدْخِلُوا: masukkanlah (perintah kepada malaikat).
- آلَ فِرْعَوْنَ: pengikut-pengikut Fir'aun dan keluarganya yang kafir.
- أَشَدَّ الْعَذَابِ: azab yang paling berat dan pedih.
Tafsir Ayat:
Setelah Fir'aun dan bala tentaranya ditenggelamkan di laut, mereka tidak serta-merta terbebas dari siksa. Justru di alam barzakh (alam kubur), mereka mulai merasakan azab yang sangat mengerikan. Api neraka diperlihatkan kepada mereka setiap pagi dan petang, sehingga mereka merasakan panasnya dan tersiksa karenanya meskipun mereka belum masuk ke dalamnya secara penuh. Ini merupakan salah satu dalil yang menegaskan adanya azab kubur bagi orang-orang kafir.
Kemudian, ketika hari kiamat tiba dan seluruh manusia dibangkitkan dari kubur mereka, Allah memerintahkan para malaikat untuk memasukkan Fir'aun beserta pengikut-pengikutnya ke dalam azab yang paling berat dan paling pedih, yaitu api neraka yang kekal. Mereka tidak hanya disiksa di alam barzakh, tetapi juga akan merasakan azab yang jauh lebih dahsyat di akhirat kelak.
Ayat ini memberikan pelajaran berharga bagi kita bahwa kedurhakaan dan kesombongan di muka bumi, seperti yang dilakukan Fir'aun, pasti akan berujung pada kehinaan dan azab yang tiada henti. Allah Maha Adil dalam memberikan balasan kepada hamba-hamba-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah Fir'aun dan pengikutnya adalah pelajaran yang sangat agung bagi kita semua. Mereka yang dahulu merasa paling kuat, paling berkuasa, dan menentang kebenaran yang dibawa oleh Nabi Musa 'alaihissalam, pada akhirnya merasakan kehinaan di dunia dengan ditenggelamkan di laut, lalu disiksa di alam kubur, dan akan menerima azab yang paling pedih di akhirat.
Ini mengajarkan kita untuk senantiasa rendah hati, tunduk kepada Allah, dan tidak pernah merasa sombong dengan kekuatan, harta, atau kedudukan yang kita miliki. Karena semua itu hanyalah titipan yang suatu saat akan dipertanggungjawabkan.
Sebaliknya, Allah membuka pintu taubat selebar-lebarnya bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya sebelum ajal menjemput. Jangan sampai kita menunda-nunda taubat dan terus-menerus dalam kemaksiatan, karena kita tidak pernah tahu kapan kematian akan datang. Mari kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu istiqamah di jalan Allah, menjauhi segala larangan-Nya, dan meneladani akhlak para nabi dan rasul. Semoga Allah melindungi kita dari azab kubur dan azab neraka, serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbahagia di dunia dan akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — Gafir
Terjemah — Gafir 46
Surat Ayat 46/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








