Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الظَّانِّينَ بِاللَّهِ ظَنَّ السَّوْءِ: Orang-orang yang berprasangka buruk kepada Allah, yaitu menyangka bahwa Allah tidak akan menolong Rasul-Nya dan tidak akan memenangkan agama-Nya.
- دَائِرَةُ السَّوْءِ: Keburukan dan azab yang berputar kembali menimpa mereka sendiri.
- لَعَنَهُمْ: Menjauhkan mereka dari rahmat-Nya.
- مَصِيرًا: Tempat kembali dan akhir kehidupan.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan salah satu hikmah besar di balik kemenangan yang diraih kaum mukminin, yaitu untuk menyiksa dan menghinakan golongan munafik laki-laki maupun perempuan, serta golongan musyrik laki-laki maupun perempuan. Mereka adalah orang-orang yang berprasangka buruk kepada Allah dengan sangkaan yang sangat keliru. Mereka mengira bahwa Allah tidak akan menolong Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya, tidak akan memenangkan agama Islam, dan tidak akan meninggikan kalimat-Nya di muka bumi. Sungguh, prasangka buruk ini adalah penyakit hati yang paling berbahaya, karena ia lahir dari hati yang tidak mengenal kebesaran Allah dan tidak percaya pada janji-Nya.
Akibat dari prasangka buruk tersebut, keburukan dan azab itu justru berbalik menimpa diri mereka sendiri. Mereka tidak akan pernah lepas dari lingkaran kehinaan dan kecelakaan, baik di dunia maupun di akhirat. Allah murka kepada mereka karena kekufuran dan kebencian mereka terhadap kebenaran. Allah pun melaknat mereka, yakni menjauhkan mereka sejauh-jauhnya dari rahmat dan kasih sayang-Nya. Dan sebagai balasan yang paling pedih, Allah telah menyediakan untuk mereka neraka Jahanam yang menyala-nyala. Sungguh, Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat kembali dan sejelek-jelek akhir kehidupan.
Ayat ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya berbaik sangka kepada Allah dalam segala keadaan. Seorang mukmin yang sejati selalu yakin bahwa pertolongan Allah itu dekat, bahwa janji-Nya itu pasti, dan bahwa Dia tidak akan pernah mengecewakan hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya. Maka, jauhilah prasangka buruk kepada Allah, karena prasangka buruk itu akan menghancurkan hati dan menjerumuskan seseorang ke dalam kemurkaan Allah. Sebaliknya, perbanyaklah husnuzhan kepada Allah, niscaya hati kita akan tenang, jiwa kita akan kuat, dan kita akan senantiasa berada dalam lindungan serta pertolongan-Nya.
📜 Ayat 4-8 — Al-Fath
Terjemah — Al-Fath 6
Surat Al-Fath Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan…Surat Ayat 6/29 — Al-Fath الفتح (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Fath Dengarkan, Al-Fath Terjemah, Al-Fath mp3, Al-Fath pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








