Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Al-Laghwi: Sumpah yang terucap tanpa disengaja dan tanpa diniatkan, seperti ucapan "Tidak, demi Allah" atau "Ya, demi Allah" yang keluar sebagai kebiasaan lisan sehari-hari.
- 'Aqqadtum al-Aiman: Sumpah yang diikat dengan niat yang sungguh-sungguh di dalam hati dan diucapkan dengan lisan.
- Kaffarah: Tebusan atau penghapus dosa atas pelanggaran sumpah.
- Ausath: Makanan pertengahan, yaitu makanan yang biasa dan wajar diberikan kepada keluarga, bukan yang paling mewah dan bukan pula yang paling hina.
- Tahrir Raqabah: Memerdekakan budak atau hamba sahaya.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum Muslimin, Allah Yang Maha Pengasih tidak akan menghukum kalian karena sumpah yang keluar dari lisan kalian tanpa disengaja dan tanpa diniatkan, seperti ucapan "Demi Allah" yang sering terucap dalam percakapan sehari-hari. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang tersimpan di dalam hati, dan Dia tidak akan membebani hamba-Nya di luar kesengajaan mereka.
Akan tetapi, Allah akan menghukum kalian apabila kalian melanggar sumpah yang benar-benar kalian ikat dengan niat yang kuat di dalam hati. Jika kalian melanggar sumpah tersebut, maka Allah dengan rahmat-Nya memberikan jalan keluar berupa kaffarah yang menghapus dosa tersebut. Kaffarah itu adalah salah satu dari tiga pilihan berikut:
- Memberi makan sepuluh orang miskin dengan makanan pertengahan yang biasa kalian berikan kepada keluarga kalian—bukan yang paling mewah dan bukan pula yang paling buruk—sehingga setiap orang miskin mendapat makanan yang mengenyangkan secukupnya.
- Atau memberi pakaian kepada sepuluh orang miskin tersebut, berupa pakaian yang layak dan pantas menurut kebiasaan yang berlaku di masyarakat, baik untuk menutup aurat maupun melindungi diri dari panas dan dingin.
- Atau memerdekakan seorang budak yang beriman, sebagai bentuk pembebasan manusia dari perbudakan dan penghormatan terhadap kemuliaan manusia di sisi Allah.
Namun, jika seseorang tidak mampu melakukan salah satu dari tiga hal tersebut karena kemiskinan atau ketidakmampuannya, maka ia boleh berpuasa selama tiga hari sebagai gantinya. Inilah kaffarah yang Allah tetapkan bagi sumpah-sumpah kalian apabila kalian melanggar sumpah yang telah kalian ikat dengan sungguh-sungguh.
Wahai kaum Muslimin, jagalah sumpah-sumpah kalian! Janganlah kalian mudah bersumpah dengan nama Allah, dan apabila kalian telah bersumpah untuk melakukan kebaikan, maka penuhilah. Namun jika kalian bersumpah untuk melakukan keburukan atau meninggalkan kebaikan, maka tinggalkanlah sumpah tersebut dan bayarlah kaffarahnya, karena meninggalkan keburukan dan melakukan kebaikan itu lebih utama.
Demikianlah Allah menjelaskan kepada kalian ayat-ayat-Nya dan syariat-syariat-Nya dengan penjelasan yang terang dan rinci, agar kalian bersyukur kepada-Nya atas nikmat petunjuk dan ilmu yang Dia berikan kepada kalian. Sungguh, dengan bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kalian dan membimbing kalian ke jalan yang lurus.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, perhatikanlah betapa indahnya syariat Islam ini! Allah tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuan, dan tidak pula menyulitkan mereka. Ketika seorang hamba terlanjur bersumpah dan kemudian melanggarnya, Allah membukakan pintu kaffarah yang mudah dan fleksibel—mulai dari memberi makan, memberi pakaian, memerdekakan budak, hingga berpuasa tiga hari bagi yang tidak mampu. Ini semua menunjukkan kasih sayang Allah yang tiada batas kepada hamba-Nya.
Marilah kita jaga lisan kita dari banyak bersumpah, karena nama Allah terlalu agung untuk dijadikan alat bersumpah dalam urusan dunia yang remeh. Dan apabila kita terlanjur bersumpah, hendaklah kita berusaha memenuhinya selama itu dalam kebaikan. Namun jika ternyata melanggar sumpah itu lebih baik, maka Allah telah memberikan jalan keluar yang mudah.
Bersyukurlah kepada Allah yang telah mengajarkan kita agama yang sempurna ini, yang memudahkan segala urusan, dan yang membimbing kita menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 87-91 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 89
Surat Al-Maidah Ayat 89 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk…Surat Ayat 89/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 87–91. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








