Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- الرِّيحَ الْعَقِيمَ: angin yang mandul, yaitu angin yang tidak membawa kebaikan sama sekali. Ia tidak membawa hujan, tidak menyerbuki tanaman, dan tidak memberikan manfaat apa pun. Yang dimaksud adalah angin dahsyat yang membawa azab.
Tafsir:
Dalam kisah kaum 'Aad terdapat pelajaran dan tanda kekuasaan Allah yang sangat besar bagi siapa saja yang mau merenungkan dan takut akan azab-Nya. Kaum 'Aad adalah umat Nabi Hud yang sombong dan mendustakan risalah Allah. Mereka memiliki kekuatan fisik yang luar biasa dan bangunan-bangunan megah, namun semua itu tidak menyelamatkan mereka dari murka Allah.
Ketika mereka terus-menerus dalam kesombongan dan keingkaran, Allah mengirimkan kepada mereka angin yang "mandul" — angin yang tidak membawa kebaikan apa pun. Angin ini bukan seperti angin biasa yang membawa hujan, menyerbuki bunga-bunga, atau memberikan kesejukan. Justru sebaliknya, angin ini adalah angin azab yang dahsyat, yang tidak meninggalkan sesuatu pun yang dilaluinya kecuali menjadikannya hancur seperti serpihan yang lapuk dan hancur berantakan.
Allah menyebut angin ini dengan "العقيم" (yang mandul) karena ia tidak menghasilkan kebaikan, tidak seperti angin yang membawa rahmat. Angin ini ditugaskan untuk menghancurkan kaum yang zalim itu selama tujuh malam delapan hari berturut-turut, hingga mereka bergelimpangan seperti pohon kurma yang tumbang.
Saudaraku, perhatikanlah betapa besar kekuasaan Allah. Suatu kaum yang sangat kuat dan perkasa, dengan bangunan-bangunan kokoh dan tubuh-tubuh tegap, ternyata tidak mampu bertahan sedikit pun menghadapi azab Allah. Angin yang biasanya menjadi rahmat bagi manusia — yang menggerakkan awan, menurunkan hujan, dan menyerbuki tanaman — berubah menjadi bencana yang membinasakan ketika Allah menghendakinya.
Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua: jangan pernah merasa aman dari azab Allah karena kekuatan, harta, atau kedudukan. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ketika Allah menghendaki kebinasaan suatu kaum, tidak ada satu kekuatan pun di dunia ini yang mampu menolaknya.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai peringatan untuk selalu rendah hati di hadapan Allah, memperbanyak istighfar, dan menjauhi segala bentuk kesombongan. Karena kesombonganlah yang membawa kaum 'Aad pada kehancuran, dan kesombongan adalah sifat yang paling dibenci Allah. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang tawadhu' dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan.
📜 Ayat 39-43 — Az-Zariyat
Terjemah — Az-Zariyat 41
Surat Az-Zariyat Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka…Surat Ayat 41/60 — Az-Zariyat الذاريات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zariyat Dengarkan, Az-Zariyat Terjemah, Az-Zariyat mp3, Az-Zariyat pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








