Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُتَّكِئِينَ (mutakki'in): orang-orang yang bersandar dengan nyaman.
- سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ (sururin mashfufah): dipan-dipan/tempat tidur yang tersusun rapi dan berhadapan.
- زَوَّجْنَاهُمْ (zawwajnahum): Kami pasangkan/kami pertemukan.
- بِحُورٍ عِينٍ (bihurin 'in): bidadari-bidadari yang putih bersih, matanya indah dengan bola mata yang sangat hitam dan putihnya sangat jernih.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan kenikmatan yang tiada tara bagi para penghuni surga. Mereka bersandar dengan penuh keagungan dan ketenangan di atas dipan-dipan yang tersusun rapi, saling berhadapan satu sama lain, sehingga mereka dapat memandang wajah-wajah saudara seiman mereka dengan penuh kasih sayang dan kebahagiaan. Tidak ada rasa canggung, tidak ada jarak, semuanya dalam suasana persaudaraan yang indah.
Kemudian Allah menyebutkan anugerah terbesar bagi hati manusia: "Wa zawwajnahum bihurin 'in" — Kami pertemukan mereka dengan bidadari-bidadari yang memukau. Bidadari-bidadari ini digambarkan dengan sifat "hurun" yang bermakna putih bersih, jernih, dan suci, serta "in" yang bermakna matanya lebar dan indah dengan kontras yang sempurna antara putih dan hitamnya. Ini adalah gambaran keindahan yang sempurna, yang tidak pernah terlihat oleh mata manusia di dunia.
Perlu digarisbawahi bahwa "pertemuan" ini bukanlah sekadar pernikahan duniawi, melainkan sebuah persatuan yang penuh kemuliaan dan kebahagiaan abadi. Allah mempersiapkan pendamping yang sepadan bagi orang-orang beriman sebagai bentuk kasih sayang-Nya yang sempurna.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah! Kenikmatan yang Allah gambarkan ini bukanlah dongeng atau mimpi, melainkan janji yang pasti dari Dzat Yang Maha Benar. Surga dengan segala keindahannya telah menanti mereka yang beriman dan beramal saleh. Tidakkah hati kita rindu untuk berada di tempat yang penuh kedamaian ini? Tidakkah jiwa kita ingin merasakan kebahagiaan yang tidak pernah pudar ini?
Setiap kali kita bersandar di tempat tidur di dunia, ingatlah bahwa ada tempat peristirahatan yang jauh lebih indah menanti kita. Setiap kali kita merindukan pasangan hidup, ingatlah bahwa Allah telah menyiapkan pendamping yang sempurna bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Maka, marilah kita jadikan kerinduan ini sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketaatan kita. Jangan biarkan dunia yang sementara ini melalaikan kita dari kenikmatan yang kekal. Sungguh, betapa ruginya orang yang menukar surga yang abadi dengan kesenangan dunia yang fana.
📜 Ayat 18-22 — At-Tur
Terjemah — At-Tur 20
Surat Ayat 20/49 — At-Tur الطور (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tur Dengarkan, At-Tur Terjemah, At-Tur mp3, At-Tur pdf. Ayat 18–22. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








