Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Ālā`: Nikmat-nikmat yang banyak dan tidak terhitung jumlahnya.
- Tukadzdzibān: Kalian berdua mendustakan (kaum jin dan manusia).
Tafsir:
Wahai manusia dan jin, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kalian dengan penuh kasih sayang melalui pertanyaan yang sangat tegas dan menyentuh hati: "Maka nikmat Tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua dustakan?" Pertanyaan ini diulang berkali-kali dalam surah Ar-Rahman sebagai teguran yang lembut namun sangat dalam maknanya. Allah mengingatkan kita tentang nikmat-nikmat-Nya yang tak terhitung jumlahnya—nikmat penciptaan, nikmat pengajaran Al-Qur'an, nikmat matahari dan bulan, nikmat langit yang ditinggikan, nikmat bumi yang dihamparkan, nikmat rezeki, nikmat keamanan, dan masih banyak lagi nikmat yang kita rasakan setiap detik dalam hidup ini.
Saudaraku kaum muslimin, marilah kita renungkan sejenak: setiap hembusan nafas, setiap detak jantung, setiap langkah kaki, setiap tegukan air yang kita minum, setiap suapan makanan yang kita santap—semuanya adalah nikmat dari Allah yang Maha Pemurah. Jika kita hitung-hitung nikmat Allah, niscaya kita tidak akan mampu menghitungnya. Allah berfirman: "Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya" (QS. Ibrahim: 34).
Pertanyaan ini adalah ajakan untuk merenung dan bersyukur. Allah tidak menanyakan hal ini karena Dia membutuhkan jawaban kita, tetapi agar hati kita terbangun dari kelalaian, agar lidah kita terbiasa mengucap syukur, dan agar kita tidak termasuk golongan yang mengingkari nikmat-nikmat Allah dengan perbuatan maksiat atau dengan mendustakan hari pembalasan.
Wahai saudaraku, betapa banyak nikmat Allah yang kita terima setiap hari tanpa kita sadari! Kesehatan yang kita miliki, keluarga yang menyayangi kita, udara yang kita hirup, dan iman yang ada di dada kita—semuanya adalah karunia yang tak ternilai. Maka sudah sepantasnya kita memperbanyak ucapan: "Laa ilaaha illallah" dan "Alhamdulillah" sebagai wujud syukur kita kepada Allah atas segala nikmat-Nya yang melimpah ruah.
Janganlah kita menjadi hamba yang kufur nikmat, yang selalu merasa kurang dan tidak pernah puas dengan pemberian Allah. Sesungguhnya syukur akan menambah nikmat, sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu" (QS. Ibrahim: 7). Maka perbanyaklah syukur, niscaya Allah akan melipatgandakan nikmat-Nya untuk kita semua.
📜 Ayat 57-61 — Ar-Rahman
Terjemah — Ar-Rahman 59
Surat Ar-Rahman Ayat 59 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?Surat Ayat 59/78 — Ar-Rahman الرحمن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rahman Dengarkan, Ar-Rahman Terjemah, Ar-Rahman mp3, Ar-Rahman pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








