Terjemah — Tafsir
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا ۚ قَالُوا شَهِدْنَا عَلَىٰ أَنفُسِنَا ۖ وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ
معاني الكلمات:
- يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي: membacakan dan menjelaskan kepada kalian ayat-ayat-Ku yang jelas.
- وَيُنذِرُونَكُمْ: memperingatkan kalian.
- غَرَّتْهُمُ: memperdaya dan menipu mereka.
- شَهِدْنَا عَلَىٰ أَنفُسِنَا: kami bersaksi atas diri kami sendiri (bahwa para rasul telah menyampaikan risalah).
Tafsir:
Wahai sekalian jin dan manusia yang dahulu mengingkari risalah para rasul! Allah berfirman kepada mereka pada hari kiamat sebagai teguran dan celaan: "Apakah belum pernah datang kepada kalian para rasul dari kalangan kalian sendiri—yakni dari jenis manusia—yang membacakan kepada kalian ayat-ayat-Ku yang jelas, berisi perintah dan larangan, serta menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk? Mereka juga memperingatkan kalian akan pertemuan dengan hari ini, hari kiamat, dan mengingatkan kalian akan azab-Nya yang pedih?"
Maka dengan penuh penyesalan dan pengakuan, mereka menjawab: "Kami bersaksi atas diri kami sendiri bahwa para rasul itu benar-benar telah datang kepada kami, menyampaikan ayat-ayat-Mu, dan memperingatkan kami akan pertemuan dengan hari ini. Namun kami mendustakan mereka dan mengingkari risalah yang mereka bawa."
Allah lalu mengabarkan bahwa kehidupan dunia dengan segala perhiasannya, kesenangannya yang fana, dan tipu dayanya telah memperdaya mereka. Mereka terlena dan mengira bahwa kenikmatan dunia itu kekal, sehingga mereka menolak kebenaran. Pada akhirnya, mereka bersaksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka dahulu adalah orang-orang yang kafir kepada Allah dan mendustakan para rasul-Nya. Namun pengakuan dan keimanan di saat itu sudah tidak berguna lagi, karena waktunya telah berlalu dan azab telah pasti menanti.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh agung kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya! Dia tidak membiarkan hamba-Nya dalam kebingungan, melainkan mengutus para rasul sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Ini adalah bukti keadilan Allah—bahwa tidak ada seorang pun yang diazab sebelum datang kepadanya keterangan yang jelas.
Maka wahai saudaraku, janganlah engkau tertipu oleh gemerlapnya dunia yang sementara ini. Dunia hanyalah persinggahan yang fana, sedangkan akhirat adalah kampung yang kekal. Jadikanlah kehidupan dunia ini sebagai ladang amal untuk bekal menghadap Allah, dan jangan sampai engkau termasuk golongan yang menyesal di hari kiamat, saat pengakuan dan penyesalan sudah tidak lagi bermanfaat. Marilah kita sambut seruan para rasul dengan iman dan amal saleh, agar kita termasuk orang-orang yang beruntung dan selamat dari azab yang pedih.
📜 Ayat 128-132 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 130
Surat Al-An'am Ayat 130 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul…Surat Ayat 130/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 128–132. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








