Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يُسَبِّحُ (Yusabbihu): Mensucikan, membersihkan, dan menakdirkan Allah dari segala kekurangan, kelemahan, dan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya.
- لَهُ الْمُلْكُ (Lahul mulku): Hanya milik-Nya kerajaan dan kekuasaan mutlak atas seluruh alam semesta.
- الْحَمْدُ (Al-hamdu): Pujian yang sempurna dan terbaik, yang hanya layak dipersembahkan kepada Allah semata.
- قَدِيرٌ (Qadir): Maha Kuasa, tidak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya atau luput dari kekuasaan-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengawali surat ini dengan pemberitaan bahwa seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi—baik yang bernyawa maupun yang tidak, yang berakal maupun yang tidak—senantiasa bertasbih mensucikan Allah dari segala kekurangan, keburukan, dan sifat-sifat yang tidak pantas bagi keagungan-Nya. Ini adalah bentuk pengakuan universal dari seluruh alam akan kebesaran Sang Pencipta.
Kemudian Allah menegaskan bahwa hanya milik-Nya seluruh kerajaan dan kekuasaan mutlak. Dialah Raja yang sejati, yang mengatur segala urusan, memberi dan mencabut, memuliakan dan menghinakan, serta menghidupkan dan mematikan. Tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kerajaan ini. Dan hanya bagi-Nya pula segala pujian yang indah dan sempurna—pujian yang dipanjatkan oleh seluruh makhluk, baik melalui lisan maupun melalui keadaan mereka. Segala nikmat yang kita rasakan, segala kebaikan yang kita peroleh, semuanya bersumber dari-Nya, sehingga pujian itu kembali kepada-Nya.
Dan Allah menutup ayat ini dengan penetapan sifat kekuasaan-Nya yang mutlak: "Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." Tidak ada satu pun yang sulit bagi-Nya, tidak ada yang luput dari jangkauan-Nya, dan tidak ada yang melemahkan-Nya. Dia mampu melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya, tanpa ada yang menghalangi.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang agung ini mengajak kita untuk merenungkan kebesaran Sang Pencipta. Ketika seluruh alam semesta—dari langit yang menjulang hingga bumi yang kita pijak—bertasbih kepada Allah, maka sudah sepantasnya kita sebagai manusia yang berakal juga turut bertasbih, memuji, dan mensucikan Allah dalam setiap keadaan.
Ayat ini juga menanamkan keyakinan yang kokoh di dalam hati kita bahwa segala urusan berada di tangan Allah. Jika kita menyadari bahwa kerajaan langit dan bumi hanyalah milik-Nya, maka hati kita akan tenang, tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah, dan tidak menggantungkan harapan kepada selain-Nya. Dan jika kita meyakini bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, maka kita akan selalu optimis dalam menghadapi segala ujian dan kesulitan, karena tiada yang mustahil bagi Allah.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat iman dan penyemangat dalam beribadah. Ketika kita bertasbih, ucapkanlah dengan hati yang hadir dan penuh kesadaran bahwa kita sedang bergabung dengan seluruh alam semesta dalam memuji Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertasbih, bersyukur, dan beribadah dengan ikhlas hanya kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 1-3 — At-Taghabun
Terjemah — At-Taghabun 1
Surat At-Taghabun Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa…Surat Ayat 1/18 — At-Taghabun التغابن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taghabun Dengarkan, At-Taghabun Terjemah, At-Taghabun mp3, At-Taghabun pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








