Al-Mulk · 9/30
Terjemah Transliterasi — Al-Mulk
قَالُواْ بَلَىٰ قَدۡ جَآءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبۡنَا وَقُلۡنَا مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ كَبِيرٍ  ۝٩
Qaaloo balaa qad jaaa`anaa nazeerun fakazzabnaa wa qulnaa maa nazzalal laahu min shai in in antum illaa fee dalaalin kabeer
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka menjawab: "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Balā (بَلَىٰ): Ya, benar — kata penetapan yang digunakan untuk membenarkan pertanyaan negatif.
  • Nadzīr (نَذِيرٌ): Pemberi peringatan, yaitu rasul yang diutus untuk memperingatkan umatnya dari azab Allah.
  • Fakadzdzabnā (فَكَذَّبْنَا): Maka kami mendustakannya.
  • Min syai` (مِن شَيْءٍ): Sesuatu apa pun, yakni wahyu atau kitab.
  • Ḍalāl kabīr (ضَلَالٍ كَبِيرٍ): Kesesatan yang besar dan jauh dari kebenaran.

Tafsir Ayat:

Dengan penyesalan yang mendalam dan pengakuan yang jujur, mereka menjawab pertanyaan para penjaga neraka: "Benar, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan dari kalangan kami sendiri, seorang rasul yang mengajak kami kepada tauhid dan memperingatkan kami dari azab Allah. Akan tetapi, kami mendustakannya dan menolak seruannya dengan keras kepala."

Bahkan, mereka melampaui batas dalam kekufuran mereka. Mereka tidak hanya mendustakan rasul itu, tetapi juga mengingkari seluruh wahyu Allah dengan berkata: "Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun kepada manusia." Mereka menganggap bahwa risalah kenabian itu hanyalah kebohongan belaka. Lalu dengan penuh kesombongan dan keangkuhan, mereka menuduh para rasul berada dalam kesesatan yang besar, padahal merekalah yang sebenarnya tersesat.

Ayat ini menggambarkan betapa parahnya sikap mereka — dari sekadar mendustakan, mereka meningkat kepada pengingkaran total terhadap wahyu, bahkan membalikkan kebenaran dengan menuduh para rasul sebagai orang-orang sesat. Inilah puncak kezaliman dan kesombongan mereka di dunia.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita betapa bahayanya sikap sombong dan keras kepala dalam menolak kebenaran. Mereka yang di neraka itu mengakui sendiri bahwa para rasul telah datang membawa peringatan, namun kesombongan dan hawa nafsu telah membutakan mata hati mereka. Mereka lebih memilih mendustakan daripada merenungkan bukti-bukti kebenaran yang jelas.

Betapa beruntungnya kita yang masih diberikan hidayah Islam dan iman! Mari kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan kebenaran ketika datang kepada kita. Setiap hari, Al-Qur'an dibacakan, para ulama menasihati, dan takdir-takdir Allah berbicara di sekitar kita. Semua itu adalah peringatan-peringatan yang Allah kirimkan kepada kita.

Marilah kita selalu membuka hati, merendahkan diri, dan bersegera menerima kebenaran sebelum penyesalan datang terlambat. Karena di akhirat nanti, penyesalan tidak lagi berguna. Semoga Allah menjaga kita semua di atas jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari sifat sombong yang membinasakan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 7-11 — Al-Mulk

7إِذَآ أُلۡقُواْ فِيهَا سَمِعُواْ لَهَا شَهِيقًا وَهِيَ تَفُورُ 
Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,
8تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ ٱلۡغَيۡظِۖ كُلَّمَآ أُلۡقِيَ فِيهَا فَوۡجٌ سَأَلَهُمۡ خَزَنَتُهَآ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ نَذِيرٌ 
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"
9قَالُواْ بَلَىٰ قَدۡ جَآءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبۡنَا وَقُلۡنَا مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ كَبِيرٍ 
Mereka menjawab: "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar".
10وَقَالُواْ لَوۡ كُنَّا نَسۡمَعُ أَوۡ نَعۡقِلُ مَا كُنَّا فِيٓ أَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ 
Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".
11فَٱعۡتَرَفُواْ بِذَنۢبِهِمۡ فَسُحۡقًا لِّأَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ 
Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.
Al-MulkIndeks Quran
30Ayat
MakkiyahRevelation
9Ayat

Terjemah — Al-Mulk 9

Surat Ayat 9/30 — Al-Mulk الملك (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mulk Dengarkan, Al-Mulk Terjemah, Al-Mulk mp3, Al-Mulk pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu