Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Balā (بَلَىٰ): Ya, benar — kata penetapan yang digunakan untuk membenarkan pertanyaan negatif.
- Nadzīr (نَذِيرٌ): Pemberi peringatan, yaitu rasul yang diutus untuk memperingatkan umatnya dari azab Allah.
- Fakadzdzabnā (فَكَذَّبْنَا): Maka kami mendustakannya.
- Min syai` (مِن شَيْءٍ): Sesuatu apa pun, yakni wahyu atau kitab.
- Ḍalāl kabīr (ضَلَالٍ كَبِيرٍ): Kesesatan yang besar dan jauh dari kebenaran.
Tafsir Ayat:
Dengan penyesalan yang mendalam dan pengakuan yang jujur, mereka menjawab pertanyaan para penjaga neraka: "Benar, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan dari kalangan kami sendiri, seorang rasul yang mengajak kami kepada tauhid dan memperingatkan kami dari azab Allah. Akan tetapi, kami mendustakannya dan menolak seruannya dengan keras kepala."
Bahkan, mereka melampaui batas dalam kekufuran mereka. Mereka tidak hanya mendustakan rasul itu, tetapi juga mengingkari seluruh wahyu Allah dengan berkata: "Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun kepada manusia." Mereka menganggap bahwa risalah kenabian itu hanyalah kebohongan belaka. Lalu dengan penuh kesombongan dan keangkuhan, mereka menuduh para rasul berada dalam kesesatan yang besar, padahal merekalah yang sebenarnya tersesat.
Ayat ini menggambarkan betapa parahnya sikap mereka — dari sekadar mendustakan, mereka meningkat kepada pengingkaran total terhadap wahyu, bahkan membalikkan kebenaran dengan menuduh para rasul sebagai orang-orang sesat. Inilah puncak kezaliman dan kesombongan mereka di dunia.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita betapa bahayanya sikap sombong dan keras kepala dalam menolak kebenaran. Mereka yang di neraka itu mengakui sendiri bahwa para rasul telah datang membawa peringatan, namun kesombongan dan hawa nafsu telah membutakan mata hati mereka. Mereka lebih memilih mendustakan daripada merenungkan bukti-bukti kebenaran yang jelas.
Betapa beruntungnya kita yang masih diberikan hidayah Islam dan iman! Mari kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan kebenaran ketika datang kepada kita. Setiap hari, Al-Qur'an dibacakan, para ulama menasihati, dan takdir-takdir Allah berbicara di sekitar kita. Semua itu adalah peringatan-peringatan yang Allah kirimkan kepada kita.
Marilah kita selalu membuka hati, merendahkan diri, dan bersegera menerima kebenaran sebelum penyesalan datang terlambat. Karena di akhirat nanti, penyesalan tidak lagi berguna. Semoga Allah menjaga kita semua di atas jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari sifat sombong yang membinasakan. Aamiin.
📜 Ayat 7-11 — Al-Mulk
Terjemah — Al-Mulk 9
Surat Ayat 9/30 — Al-Mulk الملك (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mulk Dengarkan, Al-Mulk Terjemah, Al-Mulk mp3, Al-Mulk pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








