Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ayyāna mursāhā: Kapankah waktu terjadinya hari kiamat itu?
- Lā yujallīhā: Tidak akan menampakkan atau memperlihatkan waktunya.
- Tsaqulat: Berat dan tersembunyi, maksudnya pengetahuan tentangnya sangat sulit dan samar.
- Baghtah: Secara tiba-tiba, tanpa diduga-duga sebelumnya.
- Hafiyyun: Orang yang sangat tekun bertanya dan bersungguh-sungguh ingin mengetahui.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, orang-orang kafir Quraisy yang keras kepala dan suka membantah itu bertanya kepadamu tentang hari kiamat, "Kapankah waktu terjadinya?" Mereka bertanya bukan karena ingin beriman, melainkan untuk menguji dan memperolok-olok. Maka Allah memerintahkanmu untuk menjawab: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat hanyalah di sisi Tuhanku semata. Tidak ada seorang pun yang dapat menampakkan dan menjelaskan waktu terjadinya kecuali Allah sendiri."
Pengetahuan tentang hari kiamat adalah perkara yang sangat berat dan tersembunyi bagi seluruh makhluk, baik yang di langit maupun di bumi. Tidak ada malaikat yang dekat dengan Allah, tidak pula nabi yang diutus, yang mengetahui kapan hari itu tiba. Bahkan Nabi Muhammad ﷺ sendiri tidak diberi pengetahuan tentang hal itu. Hari kiamat tidak akan datang kepada kalian melainkan secara tiba-tiba, saat manusia dalam keadaan lengah dan tidak menyangka.
Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau adalah orang yang sangat bersungguh-sungguh mencarinya dan telah mengetahuinya. Padahal engkau tidak pernah bertanya tentang hal itu karena engkau tahu bahwa ilmu tersebut murni milik Allah. Maka katakanlah kepada mereka: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat hanyalah di sisi Allah yang mengetahui segala yang gaib di langit dan di bumi. Aku tidak mengetahuinya, dan tidak ada seorang makhluk pun yang mengetahuinya." Namun kebanyakan manusia tidak mengetahui hakikat ini, sehingga mereka terus-menerus bertanya dan berspekulasi tentang sesuatu yang berada di luar jangkauan pengetahuan mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Wahai saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang keimanan kepada hal-hal gaib. Hari kiamat adalah salah satu rahasia Allah yang paling agung. Allah menyimpannya khusus untuk diri-Nya, dan tidak memberitahukannya kepada siapa pun, betapa pun tingginya kedudukan makhluk tersebut. Ini menunjukkan betapa agung dan dahsyatnya peristiwa itu, sehingga Allah sendiri yang memegang kunci waktunya.
Sebagai seorang muslim, kita tidak perlu sibuk menebak-nebak kapan hari kiamat tiba. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri menghadapinya. Karena hari itu pasti datang, dan kedatangannya secara tiba-tiba. Maka jadikanlah setiap hari sebagai bekal terbaik untuk hari pertemuan dengan Allah. Perbanyaklah amal saleh, perbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, serta jauhi segala larangan-Nya.
Ketika ada orang yang mengaku mengetahui waktu kiamat, atau ada ramalan-ramalan tentang hari akhir, maka ketahuilah bahwa itu semua adalah kebohongan dan kesesatan. Tidak ada seorang pun yang mengetahui hal itu kecuali Allah. Maka berpegang teguhlah pada ajaran Al-Qur'an dan Sunnah, niscaya engkau akan selamat dari kebingungan dan kesesatan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu siap menghadapi hari kiamat dengan bekal iman dan amal saleh. Aamiin.
📜 Ayat 185-189 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 187
Surat Al-A'raf Ayat 187 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan…Surat Ayat 187/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 185–189. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








