Al-Anfal · 5/75
Terjemah Transliterasi — Al-Anfal
كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِن بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ ۝٥
Kaamaaa akhrajaka Rabbuka mim baitika bilhaqq; wa inna fareeqam minal mu`mineena lakaarihoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dan rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ : Sebagaimana Tuhanmu telah mengeluarkanmu.
  • مِن بَيْتِكَ : Dari rumahmu, yaitu kota Madinah.
  • بِالْحَقِّ : Dengan kebenaran, yaitu dengan perintah dan izin dari Allah.
  • فَرِيقًا : Segolongan atau sekelompok.
  • لَكَارِهُونَ : Benar-benar merasa tidak menyukai (enggan).

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana Allah telah mengeluarkanmu dari rumahmu (kota Madinah) menuju medan perang Badar dengan kebenaran dan perintah dari-Nya melalui wahyu yang dibawa Jibril, demikian pula Allah menetapkan pembagian harta rampasan perang itu kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya. Allah mengambil keputusan itu dari tangan kalian setelah kalian berselisih dan berbantah-bantahan dalam pembagiannya.

Dan sungguh, ketika itu ada segolongan dari kaum mukminin yang merasa enggan dan tidak menyukai keluarnya mereka untuk berperang. Mereka lebih memilih untuk tidak berangkat karena berbagai alasan, seperti sedikitnya jumlah pasukan dan perlengkapan mereka, atau karena mereka tidak menyangka akan terjadi peperangan yang besar. Namun Allah tetap mengeluarkan Rasul-Nya dengan kebenaran, karena Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya, meskipun sebagian mereka tidak menyukainya.

Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa keputusan Allah dan Rasul-Nya adalah yang terbaik, meskipun terkadang hati kita merasa berat atau tidak menyukainya. Sebagaimana firman Allah: *"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."* (QS. Al-Baqarah: 216).


Hikmah dan Pelajaran:

Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya berserah diri kepada ketetapan Allah dan Rasul-Nya. Ketika Allah memerintahkan sesuatu, maka di balik perintah itu tersimpan hikmah dan kebaikan yang mungkin belum kita ketahui. Sebagaimana para sahabat radhiyallahu 'anhum yang awalnya merasa berat untuk berangkat ke Badar, namun ternyata di balik keengganan itu Allah menakdirkan kemenangan besar bagi kaum muslimin dan kehinaan bagi orang-orang musyrik.

Maka jadilah hamba yang tunduk dan patuh kepada Allah dalam segala keadaan. Janganlah kita mendahulukan hawa nafsu atau akal kita di atas wahyu Allah. Karena sesungguhnya kebahagiaan dan kesuksesan itu terletak pada ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, walaupun pada awalnya terasa pahit. Dan yakinlah, bahwa di balik setiap keputusan Allah terdapat kebaikan yang melimpah bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa ridha dan menerima segala ketetapan-Nya dengan lapang dada, serta memberikan kita kekuatan untuk selalu berada di atas ketaatan kepada-Nya. Aamiin.



📜 Ayat 3-7 — Al-Anfal

3الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
4أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَّهُمْ دَرَجَاتٌ عِندَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.
5كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِن بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ
Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dan rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,
6يُجَادِلُونَكَ فِي الْحَقِّ بَعْدَمَا تَبَيَّنَ كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى الْمَوْتِ وَهُمْ يَنظُرُونَ
mereka membantahmu tentang kebenaran sesudah nyata (bahwa mereka pasti menang), seolah-olah mereka dihalau kepada kematian, sedang mereka melihat (sebab-sebab kematian itu).
7وَإِذْ يَعِدُكُمُ اللَّهُ إِحْدَى الطَّائِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ الشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ اللَّهُ أَن يُحِقَّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَيَقْطَعَ دَابِرَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah), ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan senjatalah yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir,
Al-AnfalIndeks Quran
75Ayat
MadaniyahRevelation
5Ayat

Terjemah — Al-Anfal 5

Surat Al-Anfal Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dan rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya…

Surat Ayat 5/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu