Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بَلِ (Bali): Kata sanggahan yang menunjukkan peralihan dari pembicaraan sebelumnya. Maknanya di sini adalah "bahkan" atau "sebenarnya", untuk membantah anggapan bahwa mereka tidak beriman karena tidak mengetahui kabar umat terdahulu.
- الَّذِينَ كَفَرُوا (Alladzina kafaruu): Orang-orang yang mengingkari keesaan Allah dan mendustakan para rasul-Nya.
- فِي تَكْذِيبٍ (Fii takdzib): Berada dalam keadaan terus-menerus mendustakan, yaitu mendustakan Al-Qur'an dan risalah Nabi Muhammad ﷺ.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah ﷻ menyebutkan kisah Fir'aun dan Tsamud beserta azab yang menimpa mereka sebagai pelajaran bagi umat manusia, Allah ﷻ berfirman bahwa sebenarnya bukanlah karena ketidaktahuan yang menghalangi orang-orang kafir itu untuk beriman. Justru sebaliknya, mereka telah mendengar dan mengetahui bagaimana Allah menghancurkan umat-umat terdahulu yang mendustakan rasul-rasul-Nya. Namun demikian, mereka tetap saja berada dalam sikap mendustakan yang terus-menerus terhadap Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur'an yang dibawanya.
Mereka bukanlah orang-orang yang tidak mendapat informasi atau belum sampai kepada mereka kabar tentang kehancuran umat-umat sebelumnya. Bahkan kabar itu telah sampai dan mereka mengetahuinya dengan jelas. Akan tetapi, kedurhakaan dan keangkuhan mereka telah membutakan hati mereka, sehingga mereka mengikuti hawa nafsu dan tetap dalam pendustaan, sebagaimana kebiasaan orang-orang kafir sebelum mereka. Mereka berkata tentang Al-Qur'an bahwa ia adalah syair atau sihir, padahal ia adalah firman Allah yang agung dan mulia.
Sungguh, sikap mereka ini menunjukkan betapa keras kepala dan jauhnya mereka dari kebenaran, meskipun bukti-bukti telah tampak nyata di hadapan mereka.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa keimanan itu adalah anugerah yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang dikehendaki. Namun, Allah juga telah meletakkan sebab-sebabnya, yaitu keikhlasan dalam mencari kebenaran dan kesediaan untuk menerima nasihat. Adapun orang-orang yang sombong dan membanggakan diri mereka, maka pintu hidayah akan tertutup bagi mereka, sebagaimana yang terjadi pada orang-orang kafir Quraisy yang mendustakan Nabi ﷺ meskipun mukjizat dan bukti telah tampak jelas.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai peringatan bagi diri kita agar tidak termasuk golongan yang mendustakan kebenaran. Hendaknya kita senantiasa membuka hati dan pikiran untuk menerima kebenaran Al-Qur'an, menjadikannya petunjuk dalam setiap langkah kehidupan kita, dan bersungguh-sungguh dalam mengamalkan ajarannya. Karena sesungguhnya Al-Qur'an adalah kitab yang mulia, terjaga dari segala bentuk perubahan dan penyimpangan, dan akan memberi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat kelak. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan istiqamah di atas jalan kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 17-21 — Al-Buruj
Terjemah — Al-Buruj 19
Surat Ayat 19/22 — Al-Buruj البروج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Buruj Dengarkan, Al-Buruj Terjemah, Al-Buruj mp3, Al-Buruj pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








