Al-Buruj · 4/22
Terjemah Transliterasi — Al-Buruj
قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ ۝٤
Qutila as haabul ukhdood
📖 Arti Bahasa Indonesia
Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Qutila (قُتِلَ): secara bahasa berarti "dibinasakan" atau "dilaknat". Dalam konteks ini, maknanya adalah laknat dan kebinasaan dari Allah SWT.
  • Ashhâbul Ukhdûd (أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ): para penggali parit besar. *Ukhdûd* adalah lubang atau parit yang sangat dalam dan panjang yang digali di dalam tanah, seperti aliran sungai yang kering.

Tafsir:

Allah SWT melaknat dan membinasakan para penggali parit yang besar dan dalam. Mereka adalah sekelompok penguasa zalim yang menggali parit yang sangat panjang di dalam bumi, lalu mengisinya dengan api yang menyala-nyala dengan kayu bakar yang melimpah. Kemudian mereka duduk di sekeliling parit tersebut sambil menyaksikan dengan kejam orang-orang beriman yang dilemparkan ke dalam kobaran api itu. Mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin dengan cara yang mengerikan itu, kecuali karena orang-orang beriman tersebut teguh beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, yang memiliki kerajaan langit dan bumi, dan yang menyaksikan segala sesuatu yang dilakukan oleh hamba-hamba-Nya.

Kisah ini merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Bayangkan betapa dahsyatnya ujian yang dihadapi oleh orang-orang beriman pada masa itu—mereka memilih dibakar hidup-hidup daripada meninggalkan iman mereka. Ini menunjukkan bahwa keimanan yang sejati adalah sesuatu yang paling berharga dalam hidup, melebihi segalanya, bahkan nyawa sekalipun. Allah SWT tidak pernah membiarkan kezaliman berlangsung tanpa balasan. Orang-orang zalim yang menyiksa hamba-hamba-Nya yang beriman pasti akan menerima balasan yang setimpal, baik di dunia maupun di akhirat. Sementara orang-orang beriman yang sabar dalam menghadapi cobaan akan mendapatkan kemuliaan dan surga yang penuh kenikmatan di sisi Allah SWT.

Marilah kita renungkan, wahai saudaraku seiman! Betapa beruntungnya kita yang hidup di zaman ini dengan kebebasan beribadah. Janganlah kita sia-siakan nikmat iman ini. Jadikanlah kisah Ashhâbul Ukhdûd sebagai motivasi untuk semakin teguh dalam memegang agama Allah, dan jangan pernah gentar menghadapi cobaan apa pun, karena Allah SWT senantiasa bersama orang-orang yang sabar dan beriman.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 2-6 — Al-Buruj

2وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ
dan hari yang dijanjikan,
3وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
4قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ
Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,
5النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ
yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
6إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ
ketika mereka duduk di sekitarnya,
Al-BurujIndeks Quran
22Ayat
MakkiyahRevelation
4Ayat

Terjemah — Al-Buruj 4

Surat Al-Buruj Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,

Surat Ayat 4/22 — Al-Buruj البروج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Buruj Dengarkan, Al-Buruj Terjemah, Al-Buruj mp3, Al-Buruj pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu