Al-Ghasyiyah · 19/26
Terjemah Transliterasi — Al-Ghasyiyah
وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ ۝١٩
Wa ilal jibaali kaifa nusibat
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Al-Jibal: gunung-gunung.
  • Nusibat: ditegakkan/dipancangkan dengan kokoh di permukaan bumi.

Tafsir:

Setelah mengajak manusia merenungkan unta dan langit, Allah ﷻ melanjutkan seruan-Nya untuk memperhatikan gunung-gunung. Allah berfirman: *"Dan kepada gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan?"*

Gunung-gunung itu berdiri kokoh menjulang tinggi, terpancang dengan akar-akarnya yang dalam menembus perut bumi. Ia bagaikan pasak-pasak raksasa yang menahan bumi agar tidak berguncang dan tidak mengganggu kehidupan manusia di atasnya. Allah menancapkan gunung-gunung dengan kekuatan dan kebijaksanaan-Nya yang sempurna, sehingga bumi menjadi stabil dan tenang, tidak mudah goyah oleh gerakan-gerakan internal yang dahsyat.

Perhatikanlah bagaimana gunung yang begitu besar dan berat itu bisa berdiri tegak, tidak miring, tidak runtuh, dan tidak tenggelam. Siapa yang menegakkannya? Siapa yang menancapkannya? Tidak lain adalah Allah ﷻ, Sang Pencipta yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Ini semua adalah bukti nyata kebesaran Allah dan kekuasaan-Nya yang tak terbatas.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah gunung-gunung di sekelilingmu! Ia berdiri megah, kokoh, dan tenang. Ia menjadi saksi bisu atas kebesaran Sang Pencipta. Jika engkau merenungkan bagaimana gunung yang begitu besar dan berat bisa terpancang dengan sempurna, maka sadarlah bahwa tidak ada satu pun makhluk yang mampu melakukan hal itu. Hanya Allah yang Maha Kuasa yang bisa menegakkannya.

Renungan ini seharusnya membawa kita pada keimanan yang lebih dalam. Jika Allah mampu menegakkan gunung-gunung yang begitu dahsyat, maka sungguh Allah juga mampu menegakkan urusan-urusan kita, mengangkat derajat kita, dan menolong kita dalam setiap kesulitan. Maka, bersandarlah kepada-Nya, dekatkanlah dirimu kepada-Nya, dan jadikanlah alam semesta ini sebagai jendela untuk mengenal keagungan-Nya. Betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk selalu merenung dan mengambil pelajaran dari setiap ciptaan Allah. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang pandai bersyukur dan bertambah imannya setiap kali melihat kebesaran Allah di alam ini. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 17-21 — Al-Ghasyiyah

17أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ
Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
18وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ
Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
19وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ
Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
20وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
21فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنتَ مُذَكِّرٌ
Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
Al-GhasyiyahIndeks Quran
26Ayat
MakkiyahRevelation
19Ayat

Terjemah — Al-Ghasyiyah 19

Surat Al-Ghasyiyah Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?

Surat Ayat 19/26 — Al-Ghasyiyah الغاشية (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ghasyiyah Dengarkan, Al-Ghasyiyah Terjemah, Al-Ghasyiyah mp3, Al-Ghasyiyah pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu