Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ثَانِيَ اثْنَيْنِ: Salah satu dari dua orang, yaitu Nabi Muhammad ﷺ dan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu.
- الْغَارِ: Lubang atau celah di gunung Tsur di Makkah, tempat keduanya bersembunyi dari kejaran kaum musyrik.
- سَكِينَتَهُ: Ketenangan dan ketenteraman hati yang Allah turunkan.
- أَيَّدَهُ: Menguatkan dan menolongnya.
- كَلِمَةَ الَّذِينَ كَفَرُوا: Ajakan dan seruan orang-orang kafir kepada kekufuran dan kesyirikan.
- الْعُلْيَا: Yang tinggi, mulia, dan menang.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, jika kalian tidak menolong Rasulullah ﷺ dan tidak memenuhi seruannya untuk berjihad di jalan Allah, maka sungguh Allah telah menolongnya tanpa bantuan kalian. Renungkanlah kisah agung ketika orang-orang kafir Quraisy mengusir beliau dari Makkah, dan beliau keluar bersama sahabatnya yang paling setia, Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu, sebagai orang kedua dari dua orang yang bersembunyi di gua Tsur selama tiga malam. Saat itu, musuh-musuh Islam telah mengepung mulut gua, dan Abu Bakar merasa cemas serta khawatir keselamatan Rasulullah ﷺ. Maka dengan penuh ketenangan dan keyakinan, Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya: "Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita" — dengan pertolongan, penjagaan, dan pembelaan-Nya.
Allah lalu menurunkan ketenangan ke dalam hati Rasulullah ﷺ, dan menguatkannya dengan bala tentara yang tidak terlihat oleh mata manusia, yaitu para malaikat yang menjaga dan melindungi beliau dari kejahatan orang-orang kafir. Allah menjadikan seruan dan tipu daya orang-orang kafir itu hina dan gagal, sementara kalimat Allah — yaitu ajaran tauhid dan Islam — tetap tinggi, mulia, dan menang di atas segala-galanya. Sungguh, Allah Maha Perkasa yang tidak terkalahkan, lagi Maha Bijaksana dalam segala ketentuan dan pengaturan-Nya.
Ayat ini juga mengandung kemuliaan yang agung bagi Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu, karena Allah menyebutnya sebagai sahabat Rasulullah ﷺ dalam peristiwa yang penuh keberkahan ini.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku seiman, renungkanlah betapa besar pertolongan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertawakal. Ketika manusia merasa telah mencapai titik terendah dan tidak ada jalan keluar, di situlah pertolongan Allah datang dengan cara yang tidak disangka-sangka. Keyakinan Rasulullah ﷺ saat berkata "Allah bersama kita" adalah pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa pertolongan Allah tidak pernah terlambat, dan bahwa bersama kesulitan selalu ada kemudahan. Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, dan janganlah takut kepada musuh selama kita berada di jalan kebenaran. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan Dia pasti menolong hamba-hamba-Nya yang berjuang untuk meninggikan kalimat-Nya.
📜 Ayat 38-42 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 40
Surat At-Taubah Ayat 40 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya…Surat Ayat 40/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 38–42. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







