At-Taubah · 50/129
Terjemah Transliterasi — At-Taubah
إِن تُصِبْكَ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ ۖ وَإِن تُصِبْكَ مُصِيبَةٌ يَقُولُوا قَدْ أَخَذْنَا أَمْرَنَا مِن قَبْلُ وَيَتَوَلَّوا وَّهُمْ فَرِحُونَ ۝٥٠
in tusibka hasanatun tasu`hum; wa in tusibka museebatuny yaqooloo qad akhaznaaa amranaa min qablu wa yatawallaw wa hum farihoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata: "Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak pergi perang)" dan mereka berpaling dengan rasa gembira.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • تَسُؤْهُمْ: membuat mereka bersedih dan berduka.
  • مُصِيبَةٌ: musibah, yaitu kesulitan, kekalahan, atau penderitaan yang menimpa.
  • قَدْ أَخَذْنَا أَمْرَنَا: kami telah mengambil keputusan dan tindakan yang hati-hati (waspada) untuk keselamatan diri kami.
  • يَتَوَلَّوْا: mereka berpaling pergi meninggalkanmu.
  • فَرِحُونَ: mereka bergembira dan bersuka cita.

Tafsir Lengkap:

Wahai Nabi yang mulia, ketahuilah bahwa orang-orang munafik itu memiliki hati yang sakit dan penuh dengki. Apabila engkau mendapatkan kebaikan, seperti kemenangan dalam perang atau harta rampasan perang, maka hati mereka menjadi panas dan mereka bersedih. Mereka tidak sanggup melihat engkau dan kaum mukminin dalam keadaan bahagia dan sejahtera. Sebaliknya, apabila engkau tertimpa musibah, seperti kekalahan atau kesulitan dalam suatu peperangan, mereka justru berkata dengan penuh kesombongan, "Sungguh, kami telah mengambil keputusan yang tepat sejak awal. Kami telah bersikap waspada dan hati-hati dengan tidak ikut berperang bersama Muhammad. Kami selamat karena kami tidak ikut serta." Kemudian mereka berpaling pergi meninggalkanmu, dan hati mereka dipenuhi kegembiraan serta kesenangan atas penderitaan yang menimpamu.

Sungguh, sifat ini adalah tanda kemunafikan yang nyata. Mereka tidak mencintai kebaikan untuk kaum mukminin, dan mereka bergembira atas keburukan yang menimpa. Padahal, seorang mukmin sejati akan bersedih ketika saudaranya tertimpa musibah, dan bergembira ketika saudaranya mendapat kebaikan.

Renungkanlah wahai saudaraku, betapa hinanya sifat orang-orang munafik ini. Mereka hanya memikirkan keselamatan diri sendiri, tidak peduli dengan nasib saudara seiman. Mereka menganggap kehati-hatian yang berlebihan sebagai kebijaksanaan, padahal sejatinya itu adalah ketakutan dan kelemahan iman.

Sebaliknya, Islam mengajarkan kita untuk memiliki jiwa pengorbanan dan kepedulian sosial. Seorang mukmin sejati akan rela berkorban demi agama dan saudaranya, karena ia yakin bahwa apa yang ada di sisi Allah lebih baik dan kekal. Ia tidak takut menghadapi kesulitan, karena ia tahu bahwa pertolongan Allah itu dekat. Dan ketika ia tertimpa musibah, ia bersabar dan mengharap pahala dari Allah, bukan malah bergembira atas penderitaan orang lain.

Maka jadilah hamba yang ikhlas dan memiliki hati yang bersih. Cintailah kebaikan untuk sesama mukmin sebagaimana engkau mencintai kebaikan untuk dirimu sendiri. Jauhilah sifat dengki dan iri hati yang hanya akan menghancurkan amal dan membuat hati menjadi sempit. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar dan bertakwa, dan Dia akan menolong hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya dengan penuh keikhlasan.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 48-52 — At-Taubah

48لَقَدِ ابْتَغَوُا الْفِتْنَةَ مِن قَبْلُ وَقَلَّبُوا لَكَ الْأُمُورَ حَتَّىٰ جَاءَ الْحَقُّ وَظَهَرَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَارِهُونَ
Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur pelbagai macam tipu daya untuk (merusakkan)mu, hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah) dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya.
49وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ ائْذَن لِّي وَلَا تَفْتِنِّي ۚ أَلَا فِي الْفِتْنَةِ سَقَطُوا ۗ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ
Di antara mereka ada orang yang berkata: "Berilah saya keizinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus dalam fitnah". Ketahuilah bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.
50إِن تُصِبْكَ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ ۖ وَإِن تُصِبْكَ مُصِيبَةٌ يَقُولُوا قَدْ أَخَذْنَا أَمْرَنَا مِن قَبْلُ وَيَتَوَلَّوا وَّهُمْ فَرِحُونَ
Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata: "Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak pergi perang)" dan mereka berpaling dengan rasa gembira.
51قُل لَّن يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal".
52قُلْ هَلْ تَرَبَّصُونَ بِنَا إِلَّا إِحْدَى الْحُسْنَيَيْنِ ۖ وَنَحْنُ نَتَرَبَّصُ بِكُمْ أَن يُصِيبَكُمُ اللَّهُ بِعَذَابٍ مِّنْ عِندِهِ أَوْ بِأَيْدِينَا ۖ فَتَرَبَّصُوا إِنَّا مَعَكُم مُّتَرَبِّصُونَ
Katakanlah: "tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu".
At-TaubahIndeks Quran
129Ayat
MadaniyahRevelation
50Ayat

Terjemah — At-Taubah 50

Surat At-Taubah Ayat 50 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya;…

Surat Ayat 50/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 48–52. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu